Habibie

Saya… pernah berjanji pada diri sendiri untuk menjauhi ranah politik saat menulis disini, termasuk menulis tentang tokoh politik…

Tapi, entahlah… kepergian salah satu tokoh yang begitu saya hormati membuat jari saya tidak tahan untuk menuliskan sesuatu.

Sejak saya lahir sampai hari ini, hanya Bung Karno lah Presiden yang tidak pernah saya rasakan kepemimpinan nya, akan tetapi kharisma yang terpancar dari foto nya dan penggalan cerita mengenai dirinya membuat saya pada akhirnya menjadi salah satu pengagumnya…

Selain Bung Karno, ada 4 orang lagi yang sejauh ini saya kagumi, mereka itu adalah Gus Dur, Bapak BJ Habibie, Ahok, dan Pak Jokowi. Mungkin akan ada tokoh-tokoh lain yang kemudian saya kagumi kelak, akan tetapi sejauh ini hanya mereka lah yang bisa membuat saya bisa merasakan getar keadilan yang mereka hentakan selama mereka memimpin bumi pertiwi terutama terhadap kami yang dikelompokan sebagai minoritas di negeri sendiri, maklum saya dari minoritas ganda yang acap kali mendapat perlakuan…. ah… sudahlah…

Bapak BJ Habibie, sosok yang saya kenal karena pesawat terbang, kejadian Mei 1998 dan sebagai Presiden ke 3 NKRI itu baru saja meninggalkan kita semua selama-lamanya dalam kedamaian. Kisah hidupnya selalu menarik rasa penasaran saya untuk membaca dan mencari tahu, yang semakin saya tahu semakin saya kagum terhadap Beliau. Sumbangsih Beliau di teknologi dan Cintanya yang begitu besar pada Sang Istri seakan mendobrak istigma jika orang sukses itu berhak mengganti apapun sesuka dia termasuk istri itu sendiri.

Entahlah… hati saya terasa begitu pedih kehilangan seorang Habibie yang sudah memberikan begitu banyak sumbangsih kepada Negara RI, dan juga menjadi panutan bagi orang-orang seperti saya yang belum setengah jalan membangun keluarga seperti yang sudah dia lakukan.

Selamat jalan Pak BJ Habibie, semoga dilapangkan jalannya dan diberikan tempat terbaik disisi Nya, yang damai ya Pak dan salam untuk Bu Ainun. Salam Terbang dari Melbourne.

#dari_salah_satu_anak_bangsa_di_perantauan.

Advertisements