Apa yang kita kejar?

Banyak orang yang mengungkapkan keinginan mereka.

Banyak juga yang berusaha mengejar apa yang mereka inginkan tanpa banyak menuntut segalanya harus ada dan mendukung.

Dan, tidak kalah banyak yang hanya bisa menuntut dan berusaha mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan cepat dan mudah.

Sebenarnya apa yang kita kejar dengan bekerja dan berusaha?

Apakah kita hanya mengejar hasil akhir, atau kita mengejar sebuah proses?

Apakah sangat penting sebuah kemenangan sehingga kita melupakan dasar-dasar hidup yang membuat kita disebut sebagai manusia bermartabat?

Apakah sangat bangga jika kita berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan dengan banyak membuat orang lain berkorban?

Apa yang selalu ku lakukan hanya sebuah proses.

Tidak penting apakah nantinya berhasil atau tidak, apakah nantinya ku menang atau kalah, apakah nantinya ku dipuji atau bahkan di hujat.

Yang paling penting bagi ku hanyalah proses.

Karena dari situlah ku belajar dewasa, dari situlah ku tahu apa makna sebenarnya dari sebuah tekad yang kuat, dari situlah ku mengerti jika ku masih manusia biasa, dari situlah ku paham jika banyak orang yang terlihat dewasa, mengerti, dan kuat dibalik kenyataan yang berbanding terbalik.

Banyak hal sudah terjadi dalam hidup ku sampai hari ini.

Dari mengenal karakter orang yang “hueboh” untuk hal kecil hanya untuk mengejar sedikit perhatian agar terlihat lebih dan lebih.

Dari mengenal karakter orang yang sangat ahli bersilat lidah dan menyusun kalimat dengan bagus nya hanya untuk mencari sebuah pengakuan dan dianggap “mampu”.

Dari karakter orang yang sangat polos dan apa adanya, sampai pada akhirnya terjebak oleh konspirasi dan permainan orang-orang lain yang menyukai kebohongan daripada kenyataan.

Dari karakter orang yang sangat bertahan sehingga sangat sulit menerima dunia diluarnya.

Dari karakter orang yang sangat bernapsu tetapi hanya bernapsu yang tidak didasari tekad yang benar-benar kuat, sehingga terlihat sangat semangat diawal lalu perlahan menghilang dan mengeluh.

Dari karakter orang yang selalu terlihat bahagia akan tetapi dibalik semua itu dia hanya berusaha menutupi sesuatu yang lebih menyedihkan.

Dari karakter orang yang terlalu percaya diri dengan kemampuan nya sampai menginginkan segala hal di berikan di awal sebelum mampu menunjukan sesuatu.

Dari karakter orang yang sangat keras dan tegas, sampai orang yang tidak bisa memahaminya akan menyebut dia “Diktator”.

Dari semua itu, ku belajar satu hal.

Lebih banyak orang yang senang berlindung dibelakang daripada harus maju kedepan.

Lebih banyak orang yang menyukai ketertutupan jika hal itu bisa membuat dia selamat dan nyaman.

Lebih banyak orang yang terlihat dewasa akan tetapi tidak mampu menerima kenyataan yang pahit.

Lebih banyak orang yang berusaha menutupi ketidakmampuannya dengan bertingkah heboh agar bisa menunjukan dirinya orang yang peduli, kuat, hebat, tahu banyak hal, dan lain sebagainya.

Lebih banyak orang yang menyukai gosip, kebohongan, dan yang sudah dimanipulasi daripada melihat apa kenyataan yang ada dan berusaha menerimanya dengan besar hati dan dewasa.

Dan semua ini adalah sebuah kenyataan yang terjadi disekeliling ku, walaupun ku tetap pada pendirian ku jika,

Sebuah kesuksesan bukan sebuah hasil akhir, akan tetapi sebuah proses yang tidak pernah berhenti.

RGDS

SWD

Advertisements

Melanjutkan perjuangan

Dalam 4 tahun terakhir gue memiliki banyak sekali impian, hampir semua impian-impian itu sudah gue raih, gue sudah berhasil menjadi seorang CCIE, gue sudah berhasil menikah dengan biaya yang gue kumpulkan sendiri, gue sudah berhasil mengajak ibu gue pulang sekaligus jalan-jalan ke Singapore (karena keluarga ibu gue berasal dari sana), gue sudah berhasil menyelesaikan tugas-tugas besar yang di bebankan ke gue oleh perusahaan gue, gue sudah berhasil memimpin project CISCO yang berikan ke gue, gue juga sudah berhasil memimpin project NORTEL yang di bebankan ke gue, gue sudah berhasil menempatkan diri gue di salah satu jajaran management perusahaan gue yang berkaitan dengan project dan teknikal, dan impian-impian gue yang lain yang sebagian besar sudah gue raih.

Seminggu lagi menurut kalender tahun cina kita akan memasuki tahun baru, seperti biasa gue mulai memikirkan impian baru yang akan gue kejar di tahun yang baru ini, terlambat memang, karena seharus nya dari tahun kemaren untuk tahun 2010 ini, akan tetapi ada beberapa masalah yang membuat gue harus memundurkan rencana gue merajut impian baru yang akan gue kejar di tahun ini. Jadi gue menggunakan tahun baru cina ini sebagai momentum gue untuk memulai impian baru gue.

Impian-impian baru gue, yang akan gue susun ini mungkin berbeda dengan impian gue yang sudah lalu, gue tidak lagi memimpikan untuk bisa lulus CCIE lagi, gue juga udah tidak memimpikan menikah lagi hehehe… mimpi gue untuk kedepan lebih kearah meningkatkan diri gue di bidang baru, yang saat ini sedang gue lakukan, yaitu management skill. Dan tentunya gue juga akan tetap melanjutkan sebagian impian gue yang kemaren belum terlaksana, dan mudah-mudahan tahun ini bisa terlaksana. Yang pasti gue ada dua tugas besar yang harus gue kejar di tahun ini, dan ini berhubungan dengan kehidupan pribadi gue.

Untuk pekerjaan gue, gue memiliki impian baru, ingin membuat sebuah inovasi dalam team gue, inovasi dalam hal apa? dalam berbagai hal, baik itu cara kerja, konsep management, memperbaiki teamwork yang ada dan tentu saja mempersiakan diri menyambut persaingan di AVAYA, hal ini karena ada nya akuisisi yang dilakukan AVAYA terhadap NORTEL. Mungkin banyak yang bertanya-tanya kenapa ada AVAYA (dulu NORTEL) dan CISCO dalam satu perusahaan. Sebenarnya bukan satu perusahaan menjadi partner untuk 2 product, akan tetapi dua perusahaan menjadi partner untuk 2 product, hanya saja dikarenakan kedua perusahaan ini adalah holding dan sister’s company maka karyawan nya pun kadang diminta merangkap di kedua daerah perusahaan tersebut.

Gue cuma bisa berharap agar apa yang gue susun bisa berjalan sesuai rencana, tidak perlu 100% sesuai rencana, 50% saja buat gue sudah merupakan pencapaian yang bagus, hal ini karena banyak masalah non-teknis yang harus pelan-pelan di bereskan, dan sesuatu yang berhubungan dengan cara kerja lama, orang-orang lama tidak selalu mudah untuk di ubah, akan tetapi hal itu bisa. Dan tentunya tetap berusaha membuat semua nya seimbang, karena gue saat ini berada di dua perusahaan, dan memiliki dua posisi. Di satu sisi gua menjabat sebagai Network Consultant sedangkan di satu sisi gue menjabat sebagai Manager unit untuk Project.

Regards

SWD