Delapan

Waktu cepat sekali ya berlalu, tanda sadar sekarang kamu sudah berumur delapan tahun. Ulang tahun yang begitu kita syukuri karena ulang tahun itu bisa berarti banyak hal, bisa berarti rasa syukur karena berhasil melewati 1 tahun kehidupan, bisa juga berarti semakin mendekatnya kita kepada Dia karena umur bertambah tua. Apapun itu artinya, doa yang terbaik selalu dipanjatkan untuk mu AL.

Selamat ulang tahun ke delapan ya, daddy mungkin bukan papa yang sempurna, tapi janji akan berusaha sekuat tenaga dan yang terbaik buat mendukung masa depan mu. Jadilah anak yang teguh, kuat dan takut akan Tuhan, jangan pernah tinggalkan Dia dalam keadaan apapun. Dan, jadilah anak yang selalu berpegang pada kejujuran, menghargai waktu, dan berbaktilah kepada kemanusiaan kelak saat kamu sudah besar bukan yang lainnya.

Sehatlah selalu, dan berbahagialah akan proses kehidupan dan hidup mu AL. Ingatlah selalu jika hidup itu tidak akan selalu mulus dan enak, tapi ingatlah juga jika hidup juga tidak akan selalu berliku dan perih. Segala sesuatu di dunia ini akan selalu ada saatnya dan juga ada akhirnya. Percayalah satu hal, jika kita bisa menikmati setiap prosesnya dan selalu berpegang pada Nya, kebahagiaan itu sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup kita apapun hasilnya.

Sekali lagi selamat hari lahir AL… sehat dan bahagia lah selalu…

Sudah 5

Wah… wah…. tidak terasa ya sudah 5 tahun saja umur kamu. Perasaan baru kemaren tak gendong balik dari RSIA Family Pluit dan masih belum begitu lancar bicaranya saat migrasi kesini 3 tahun lalu. Sekarang dah tinggi, lincah, dan bawelnya haduh… haduh… hahaha…

Selamat hari lahir ya JD, jadilah pribadi yang memiliki simpati dan empati, yang menempatkan kejujuran sebagai hal yang penting, yang selalu mengingat Tuhan, dan tidak lupa untuk berbahagia dalam hidup mu.

Kita hidup sebagai manusia, tidak perlu harus menjadi seorang juara, selama kita sudah berusaha secara maksimal dan berdoa, sisanya kita serahkan kepada Dia yang Maha Kuasa dan berbahagialah untuk apapun hasilnya karena sejatinya keberhasilan itu adalah bagaimana kita bisa menikmati dan mensyukuri setiap proses dari sebuah perjalanan dalam mengejar impian kita.

Selamat Natal 2018

Hari Natal pun sedikit lagi tiba, yang jika menurut waktu Melbourne akan tiba dalam waktu 2 jam lagi, tidak terasa kami sudah natalan yang kedua disini. Terlepas dari apa yang sudah terjadi, rasa syukur tetap kami panjatkan dan ucapan terimakasih atas penyertaan-Nya selama ini tetap kami lantunkan.

Tahun ini, agak mirip seperti tahun sebelumnya. Banyak pengalaman yang memberikan banyak pelajaran. Apapun itu, saya hanya bisa berusaha sebisanya, karena saya percaya jika kuasa yang diatas akan lebih menentukan daripada segalanya.

Yang menjadi pembeda adalah kali ini saya merusaha mengontrol keadaan karena saya belajar dari tahun lalu untuk tidak dikontrol oleh keadaan. Dan juga karena saya yakin jika saya masih bisa melakukan sesuatu dan Dia tidak akan meninggalkan kami jika hal terburuk sampai harus terjadi (semoga tidak).

Kembali kepada hari Natal, hari dimana saya menambah jarak saya semakin mendekat kepada sang Khalik, bukan mendekat secara iman (karena masih harus berusaha keras) tapi lebih kepada secara umur, iya… saya bertambah tua sebentar lagi. Umur yang tidak bisa dibilang muda lagi walaupun juga tidak bisa dibilang sudah tua juga (xixixi…). Terlepas dari tua dan muda, satu hal yang pasti adalah kita harus tetap berkarya untuk kehidupan dan berusaha semakin dewasa.

Disaat mereka masih banyak yang sibuk membuktikan sesuatu kepada dunia, dan sibuk mengejar hal duniawi sampai melupakan hal-hal mendasar dalam kehidupan seperti bersyukur ataupun menikmati waktu bersama keluarga, saya sendiri justru tidak lagi memiliki ambisi besar yang terletak pada hal-hal duniawi, karena keinginan untuk memiliki keadaan yang lebih stabil sudah mulai menjalankan perannya. Sejak pindah kesini ambisi saya mulai bergerak kearah lain, bukan lagi ingin punya penghasilan besar, atau jabatan tertentu, bukan lagi ingin punya hal-hal mewah. Bukannya saya menolak, tapi saya sudah tidak meletakan fokus saya ke titik tersebut.

Harapan-harapan yang saya susun dan kejar pun sudah berubah bentuknya.

Kami pun merayakan Misa Malam Natal bersama KKI di Box Hill, setelah selesai kami pun melaju ke salah satu restoran Korea yang menyajikan BBQ sambil ditemani Soju yang seksi. Rasa syukur pun memuncak karena seburuk apapun keadaan yang sedang saya alami, setidaknya saya masih bisa merayakan malam sebelum Natal bersama keluarga menikmati saat-saat yang begitu berharga dan tidak tergantikan sedangkan masih begitu banyak dari mereka diluar sana yang masih harus bekerja, berjuang dan berjibaku dengan kehidupan mereka yang tidak seberuntung saya.

Yang saya inginkan sekarang hanya bisa hidup tenang dan melihat anak-anak saya menjadi sarjana disini, setelah itu saya bisa bersantai menikmati sisa hidup saya bersama istri secara sederhana, bersyukur dan penuh tawa jika masih diberi napas oleh-Nya.

Terimakasih Tuhan, untuk kehidupan dan perjalanan yang luar biasa ini, untuk hal-hal yang baik maupun cobaan-cobaan yang terjadi, untuk pengalaman yang menjadi pelajaran, dan untuk perlindungan yang luar biasa.

Saya menatap ke tahun berikut nya, yang tentu saya harapkan bisa menjadi tahun dimana salah satu harapan saya bisa terwujud.

Selamat Natal kawan, semoga damai berserta mu dan kita.

Picture source : https://goo.gl/images/MAANJT

Hai… kamu yang tambah tua…

Nah… hari yang ditunggu sampai juga, tepat hari ini (atau beberapa jam lagi karena badan sudah cape jadi saya posting langsung hehehe…) umur kamu bertambah 1 tahun lebih tua.

Umur yang bertambah tua ini semoga bisa memberikan 1 tahun tambahan pelajaran hidup sebagai bekal untuk jalan kedepan agar bisa menjadi lebih baik dan bijaksana.

Selamat ulang tahun ya setengah ku, tetaplah merasakan bahagia karena sejati nya bahagia itu adalah cara berpikir, jadilah seorang Ibu yang semakin sabar dan lembut bagi anak-anak karena kepada Ibu lah mereka lebih mendapatkan pembelajaran tentang kelembutan dan kehangatan dalam kehidupan yang keras ini, dan janganlah berubah dari menjadi seorang istri yang semakin dewasa dan bijaksana yang tetap teguh mendampingi saya mengejar impian bagi kedua anak kita, walaupun tidak mudah proses nya.

Bukan kebetulan hadiah kali ini adalah sebuah retreat keluarga dengan tema “Back to Nazaret” yang kita percaya akan memberikan makna yang lebih bagi kualitas kehidupan keluarga kita terutama kepada anak-anak, dan ini adalah retreat pertama sejak kita meneguhkan janji di depan Romo Suherman di Altar Gereja Kathedral Jakarta hampir 9 tahun lalu, yang ternyata juga jatuh bertepatan dengan hari ulang tahun kamu.

Saya percaya semua ini bukan sebuah kebetulan dan pasti ada makna-Nya yang sangat berharga bagi kita. Selamat Ulang Tahun ya… tidur yang nyenyak walau suhu sedang berasa minus satu disini yang masih bertahan sampai saat ini.