1 minggu menuju Paskah

Tidak terasa sebentar lagi Paskah. Dan lebih tidak saya sadari lagi ternyata sudah cukup lama saya tidak menulis.

Kesibukan migrasi system yang terakhir benar-benar menyedot energi saya. Ditambah beberapa manuver yang tidak terduga sebelumnya membuat saya jadi sedikit merasa stress.

Beruntungnya adalah kedua mertua saya datang disaat yang bersamaan dan kawan yang juga datang karena ada seorang kawan baik kami yang menikah membuat saya bisa rilex sembari melupakan kerjaan sebentar (yaelah… Lagak lu jo mikirin kerjaan…).

Entahlah… Tapi perasaan yang sama datang dan pergi seperti tahun lalu, terjadi lagi. Dan seperti biasanya, saya pun bersandar pada Doa Novena yang selalu menjadi penolong, terlebih di 1 minggu menuju Paskah.

Dan semoga… Ada sebuah jawaban untuk pertanyaan saya…

Kadang saya merasa teramat sangat malu kepada-Nya karena terkesan tidak mampu bersyukur. Bukan… Bukan itu… Saya bersyukur dan sangat bersyukur… Tapi apa yang datang dan pergi mengganggu saya ini sulit dikendalikan walaupun sudah berusaha agar bisa dikendalikan.

Semoga semua bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya… Apapun itu yang terjadi… Saya percaya jika hal itu adalah yang terbaik dan tepat bagi kami… Karena Dia adalah Sang Maha Tahu.

Advertisements