Ke – 8

Aihh… tidak terasa kita sudah menikah 8 tahun (dan sudah bersama 15 tahun), dari kurus kerempeng jadi lebih “berisi”, dari cuman berdua jadi berlima (dan sekarang tinggal berempat 🙂 ). Semua proses ini membuat saya bersyukur kepada Tuhan karena memberikan seorang wanita kuat seperti kamu disisi saya. Thank God I found you… as you ever said to me 🙂

Tapi bener deh… sampai sekarang pun saya masih suka bingung gitu sama kamu. Kok ya bisa-bisanya mau ya dulu pacaran sama saya dan sampai mau nungguin saya yang ga jelas kapan bisa ngelamar nya. Lah ya makan sendiri saja tersoak-soak gimana mau ngelamar cepet.

Tapi… saya bersyukur punya istri seperti kamu, terimakasih sudah memberiku kesempatan untuk membuktikan sesuatu yang belum tentu terbukti dengan menerima dan mempercayai saya sebagai suami, terimakasih sudah memberikan segenap jiwa raga dan hati tulus yang mencintaiku apa adanya walaupun kamu tahu akan berjudi dengan keadaan saat menerima saya, dan perjudian itu akan sangat tidak mudah, walaupun kamu di inget kan jika hidup tidak bisa hanya dengan cintahhh…

Sekarang 1 dari 4 impian liar saya sudah terwujud, yuk kita kejar sisanya

Terimakasih juga sudah mendampingi saya, berdiri disisi saya, dan menopang saya dalam perjuangan kita meraih impian saya yang liar ini, ga gampang mempertaruhkan masa depan untuk seorang cowok yang ga punya apa-apa dan lebih ga gampang lagi hidup dengan orang seperti saya, iya kan? Udah jangan ge-er dulu. Itulah indahnya sebuah pernikahan yang menerima apa adanya bukan ada apanya, dan mau ikut membangun serta menjaga agar semua “apa ada nya” bukan “ada apa nya” entahlah… saya sering berpikir mungkin saya tidak akan pernah bisa sejauh ini tanpa kamu loh… (udah jangan senyum-senyum sendiri sekarang… :p )

Sekarang 1 dari 4 impian liar saya sudah terwujud, yuk kita kejar sisanya hahaha… deg deg an yak apaan ituu… ?!?

Happy hari jadi ya sayang, kita sudah nikah 8 tahun loh…. kata orang angka 8 itu bagus, tapi buat saya selama ada kamu disisi saya berapa pun angka nya tetap bagus jiahhhh…. hahaha….

(jangan klepek klepek dulu ya…. saya belum makan malam, masakin dulu 🙂 )

Saya ulang ya janji nikah kita,

“Joeng Lie Nie. Saya memilih engkau menjadi istri saya. Saya berjanji setia kepadamu dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit, dan saya mau mencintai dan menghormati engkau seumur hidup.”

Duh ga kebayang deh dosanya kalau sampai saya jalannya miring nanti setelah berjanji didepan Tuhan dan kamu… (amit amit jangan sampe….) apalagi kita hidup disini, yang hampir setiap hari saya disuguhi pemandangan WLABNPM*, @khhh… semprull… harus kuatttt…. harus kuatttttt…

Sebagai penutup tulisan ini tak nyanyi-in lagi lagu nikah kita ya… Muachhh…. eh… jangan tutup telinga!! ^^,

—-

Moon so bright night so fine
Keep your heart here with mine
Life’s a dream we are dreaming
Race the moon catch the wind
Ride the night to the end
Seize the day stand up for the light

I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do

Heroes rise heroes fall
Rise again, win it all
In your heart, can’t you feel the glory
Through our joy, through our pain
We can move worlds again
Take my hand, dance with me

I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do

I will want nothing else to see me through
If I can spend my lifetime loving you
Though we know we will never come again
Where there is love, life begins
Over and over again
Save the night, save the day
Save the love, come what may
Love is worth everything we pay

I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I will want nothing else to see me through
If I can spend my lifetime loving you

======

* Wajah Latin Atas Bawah Nungging Pakaian Minimalis

Advertisements