Bulanan

Hari ini saya bulanan. Bulanan ditempat kerja baru. Harusnya sih bukan bulanan ya tapi empat mingguan karena 1 bulan itu kan bisa saja 4,5 minggu hehehe…

Ya sudahlah cincai aja ya… anggap saja bulanan.

Kerja ditempat sekarang semakin membuat saya semangat (setidaknya sampai saat ini), proyek-proyek yang sedang dan akan digarap benar-benar bisa membuat saya belajar banyak untuk teknologi yang ada saat ini di dunia Networking, Wireless dan Security terutama dari Cisco System.

Proyek seperti APIC-EM, StealthWatch, SDA, CMX dan bermuara pada ACI membuat kepala saya terasa berumur saat harus mengejar semua itu. Belum lagi Arc Switchboard yang bau-bau nya bakalan di oper ke saya karena orang yang seharusnya memimpin proyek itu lebih banyak menghancurkan daripada membetulkan apalagi meningkatkan. Persiapan proyek yang seharusnya sudah ada hasilnya sampai sudah lewat hampir 3 minggu masih jalan ditempat dan dia tetap berusaha melempar kerjaan ini ke saya, bagusnya manager saya ternyata menyadari hal ini dan langsung melarang saya untuk menerima.

Orang ini, sombong nya bukan main, bicaranya sangat percaya diri dan sangat bagus saat menjelaskan teori. Hari pertama saya kerja, saat sedang makan siang, kami sempat ngobrol-ngobrol ringan tentang siapa kita dan apa yang kita kerjakan sebelumnya karena kami 1 team. Dengan percaya diri dia bilang jika dia adalah ahli nya ilmu voice karena sudah malang melintang lebih dari 20 tahun di dunia itu. Tentu saya terkesima saat itu, apalagi kalau ada kesempatan belajar hal baru kan, dari apa yang dia jelaskan walaupun sebatas teori, saya bisa melakukan penyimpulan awal jika dia memang ahli (dan itu memang tidak seharusnya terjadi).

Setelah 1 minggu disana, saya mulai melihat ada yang janggal. Teori dia tidak berbanding lurus dengan kemampuan troubleshooting dia. Itu terlihat sangat jelas, dan untuk membuktikan hal itu saya coba lempar beberapa pertanyaan teknis yang dijawab ngalor ngidul ga jelas sama dia padahal itu sangat-sangat basic. Dan setiap ada troubleshooting dia selalu datang kepada saya tanya langkahnya gimana dengan gaya dia yang tetap menggurui, lah… situ ga ngerti tapi berlagak menjelaskan teori ke saya, gimana toh…

Masuk akhir minggu kedua saya kerja masalah mulai terlihat, setiap ada tiket masuk ke helpdesk dan butuh level 3 support, alih-alih dia membetulkan yang ada malah menghancurkan sesuatu. Awalnya saya diam karena penasaran ingin tahu apa yang akan terjadi berikutnya, ga lama kemudian dia datang kepada saya minta dibantu membetulkan apa yang sudah dia hancurkan. Hemm…. baik saya bantu dan kita lihat sampai sejauh apa ya…

Terlepas dari itu, perpolitikan yang ada ternyata tidak bisa sepenuhnya saya hindari. Saya agak mabok sebetulnya karena berada di tengah saat ini. Tapi ya sudahlah, nikmatin saja dulu sambil sedot ilmunya buat jadi bekal. Karena semua proyek ini kalau sampai jalan (dan kemungkinan besar jalan) bisa menjadi port-folio yang sangat bagus buat CV saya terlebih lagi tempat kerja ini cukup mentereng.

Harapan saya semoga semua berjalan lancar, setidaknya sampai proyek selesai. Dan selanjutnya terserah Anda…

Advertisements