Acland

Mirip nama si AL ya hehehe… hari ini kami jalan-jalan ke daerah St. Kilda. Ke salah satu jalan yang namanya mirip nama anak pertama kami, Acland Street. Di jalan ini, di ujung nya berderet cafe dan restorant, ada juga toko-toko lain walaupun di dominasi tempat nongkrong yang bisa sambil makan berat ataupun ngemil ringan sampai berat (ngemil besi kale berat…)

Tadinya hari ini kami mau dirumah saja karena ada yang mau dateng antara jam 11 sampai 12 untuk melakukan inspeksi detektor asap di rumah yang kami sewa. Tunggu punya tunggu kok tuh menungsa kaga nongol-nongol, kami makan siang sudah selesai masih aja belum nongol, eh… ternyata sedetik sebelum kami melangkah keluar rumah dia tiba-tiba nongol seperti sihir (biar dramatis dikit hehehe…)

Iseng karena matahari bersinar cukup terik dan sangat menggoda kaki kami yang memang sudah gatel akhirnya membuat kami memutuskan untuk jalan ke suatu tempat. Timbang punya timbang, akhirnya kami memilih ke daerah st. Kilda karena beberapa waktu lalu ada kawan yang kesana dan mereka merekomendasikan tempat itu kepada kami.

Sesampainya disana, kami jalan menjelajahi kedua sisi jalanan itu sambil lirik sana sini melihat jajanan yang dipajang untuk menggoda mata dan lidah kami agar mau mampir untuk mencoba.

Akhirnya pilihan kami pun jatuh pada sebuah kafe yang namanya diambil dari nama jalan itu sendiri, Acland Cafe.

Kami mengambil meja dipinggir jalan, sambil menikmati beberapa kudapan dan secangkir kopi ala Melbourne, kami bersenda gurau sambil ngobrol ngalor ngidul ra genah yang sangking serunya sampai sekarang saya masih bingung sebetulnya apa sih yang kami obrolin hahaha… itulah nikmatnya menghabiskan waktu yang berkualitas bersama orang-orang yang kita sayang.

Selesai menikmati matahari dan suasana disana, kami beranjak ke Coles karena ada yang sedang demam mengumpulkan mini Coles, semacam mainan yang berupa barang-barang yang dijual di Coles tapi dalam bentuk mini, contohnya Odol mini hahaha…

Selesai belanja kami pun pulang, sesampainya dirumah waktu masih berada diangka empat dan matahari masih menggelayut malas di tepi peraduan menunggu datangnya senja.

Saya pun membuka sebotol Asahi dan selonjor menikmati sisa sore sambil membayangkan betapa berkualitasnya waktu yang kami miliki disini karena tidak perlu mati gaya ditengah kemacetan tiada tara tanpa otak seperti disana.

Dulu saat saya memutuskan untuk melepaskan segalanya demi mengejar impian saya untuk keluarga dan anak-anak disini, sempat merasakan kebimbangan karena banyak yang meminta saya untuk menimbang ulang, menurut mereka saya terlalu gila saat itu.

Sekarang, saya tidak merasakan penyesalan sedikitpun bahkan semakin bersyukur karena kehidupan yang kami miliki disini apalagi melihat perkembangan dan kehidupan yang dirasakan anak-anak yang benar-benar diluar dugaan saya bisa sampai sejauh ini.

Sampai-sampai setiap orang yang bertemu saya dan menanyakan beberapa hal yang menurut mereka bisa membuat saya kesini yang saya jawab dengan jawaban “tidak” yang membuat mereka geleng-geleng kepala kenapa saya senekat itu, karena kami belum pernah ke kota ini sebelumnya, tidak pernah sekolah diluar negeri (yang artinya bahasa Inggris kami berdua pas2an kebawah kalau ga mau dibilang hancur lebur), bukan berasal dari keluarga berada sehingga harus menguras seluruh tabungan yang ada dan membawa seluruh keluarga untuk berjudi dengan nasip di kota asing ini hanya bisa membuat mereka terdiam tidak percaya setelah mengucapkan 2 kata “Wow, unbelievable”, karena mereka lupa 1 hal, jika saya masih memiliki Dia saat berani mengambil jalan nekat.

Udara yang bersih, air yang sehat, lingkungan dengan polusi sangat rendah dan kehidupan yang berkualitas karena memiliki waktu lebih yang bisa dihabiskan bersama keluarga untuk menikmati kehidupan yang singkat dan semakin stabil ini membuat saya tidak hentinya mengucapkan syukur kepada Dia.

Terimakasih Tuhan, terimakasih untuk kehidupan dan perjalanan yang luar biasa ini…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.