Dua Lima Belas

Pagi ini, entah kenapa saya terjaga. Awalnya sih karena kebelet pipis, setelah itu biasanya saya bisa langsung tidur lagi tapi pagi ini malah terjaga. Tiba-tiba pikiran saya melayang ke postingan istri saya tentang anak pertama saya si AL. Ada rasa bangga yang mendalam melihat hasil karya yang bisa dia capai, lebih jauh dari itu ada rasa syukur yang tidak terucap karena melihat sinar bahagia dimata dia saat kami bisa memberikan jalan agar dia bisa menyalurkan bakat dia baik di sekolah maupun diluar sekolah.

Anak saya yang satu ini sangat kuat otak kanan nya, sangking kuatnya sampai-sampai sering kali kami kewalahan mengarahkan dia karena salah satu ciri anak otak kanan dominan adalah susah diatur. Itu kenapa jika dia bersekolah di Indonesia yang menganut otak kiri “sempurna” bakalan dicap anak bandel dan jauh dari prestasi.

Di Australia, system pendidikannya disesuaikan dengan bakat anak dan cara mendidiknya sangat berbeda. Disini AL bisa dengan sendirinya mengejar-ngejar Ibu nya untuk belajar dan selalu minta sekolah, ini beneran loh… sampai kadang Ibu nya yang frustasi karena dikejar si anak untuk bantu dia mempersiapkan proyek untuk sekolah atau ditanyain kenapa ga ke sekolah padahal sedang liburan. Disini setahun 4 kali liburan mengikuti musim, 3 musim lainnya 2 minggu dan yang paling panjang adalah liburan musim panas 1 bulan penuh.

Eitss… proyek disini bukan macam proyek hambalang ataupun pohon palsu apalagi air olahan tinja hiiiii…. hehehe… nyinyir ya saya… istilah proyek digunakan sebagai PR untuk si anak agar bisa belajar tampil misalnya presentasi didepan kelas dan sebagainya. Hal yang sangat positif karena mendorong anak untuk berani tampil, kreatif dan kritis yang sebetulnya menjadi tantangan juga bagi kami sebagai orang tua saat harus mendidik dia.

Salah satu hal yang sangat positif di Negara ini adalah saat liburan sekolah begini, banyak sekali acara-acara yang mendorong anak untuk kreatif juga, dan rata-rata biayanya sangat sangat terjangkau bahkan banyak yang gratis!! Enak kan hidup disini hehehe… belum lagi public transport dan tingkat keamanan yang cukup tinggi juga menjadi faktor yang bikin tenang saat istri harus membawa 2 anak mengikuti aktivitas itu.

Hal tersebut, secara tidak langsung membuat taraf hidup kami menjadi meningkat. Dan yang paling penting dari semuanya adalah mereka bahagia dan senang.

Karena tidak ada yang lebih utama dari kebahagiaan dan kesehatan bukan?

Terlepas dari itu semua, pikiran saya juga melayang kearah pekerjaan yang sedang saya lakukan. Manager saya dalam 1 minggu ini membagikan cerita yang cukup unik sebetulnya, dia menceritakan bagaimana peta politik dikantor kepada saya. Jujur sebetulnya saya agak malas berurusan dengan politik kantor, yang ingin saya lakukan hanya kerja, gajian dan menikmati hidup bersama keluarga yang istilah orang sini quality family time. Yang jadi masalah adalah saat saya harus mimpin proyek maka saya setidaknya harus mengerti peta nya bukan. Dan dia entah kenapa mau saya mimpin banyak proyek kedepannya, ehmm… enaknya jadi belajar banyak sekali karena proyek-proyek ini jujur saja adalah cutting edge proyek yang artinya technology terkini yang akan dibawa masuk dan kami engaged dengan vendor yang artinya saya bisa lepasin setengah pressure ke mereka dan belajar langsung dari sang ahli tapi tongkat kendali tetap di tangan saya.

Selain itu, beberapa kawan yang baru saya kenal akan resign, ini juga sentimentil sih sebenernya. Tapi umum terjadi disini, dan saat kita memiliki skills yang diakui, godaan itu akan semakin kuat. Saya sendiri setidaknya sudah menolak 5 pekerjaan sejak bergabung ke organisasi ini 3 minggu lalu. Nyebelin emang, saat saya sedang nyari susahnya minta ampun tapi saat sudah dapet malah datang tanpa henti hehehe… tapi kita syukuri saja… setidaknya bisa saya refer ke kawan yang sedang butuh kan.

Yang cukup mengagetkan adalah manager saya mengatakan kepada saya malam kemaren sebelum kami pulang, agar saya langsung memberitahu dia jika saya merasa tidak senang atas sesuatu atau saya merasa ingin melakukan sesuatu atau jika saya membutuhkan sesuatu untuk melakukan pekerjaan saya, jadi intinya dia minta diberi kesempatan untuk membantu saya sebelum detik terakhir karena mendapatkan engineer yang kuat di Network dan Telephony itu susah. Hemm… agak lama saya mencerna kalimat itu tapi saya menangkap maknanya. Ada rasa bangga juga sih ciehh… karena saya berada di Negara semaju ini dan bersaing dengan orang-orang yang jauh jauh lebih kompeten dari saya dan masih bisa mendapat pengakuan dari orang lokal adalah sebuah pencapaian bagi saya sendiri yang belum genap 2 tahun disini.

Dua lima puluh sekarang dan Victoria Bitter sudah masuk ke kaleng kedua. Rasanya sekarang saatnya saya tidur kembali agar besok bisa lebih fit karena akan ada 2 meeting yang harus saya hadiri dan banyak hal yang harus mulai saya beresin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.