0.05

Di negara bagian Victoria, terutama di Ibu Kota nya Melbourne sedang digalakan breath test secara instens.

Breath test ini digunakan untuk mendeteksi level alkohol yang ada dalam badan seseorang, dan saya sudah kena 4 kali dan bersih hehehe…

Minuman Alkohol menjadi salah satu budaya di Negara ini, dan juga menjadi salah satu pembunuh di jalan raya. Hal ini lah yang kemudian mendorong polisi lalu lintas di Victoria sering melakukan breath test dan frekuensi pengetesan semakin bertambah belakangan ini untuk mengontrol orang yang mengkonsumsi minuman alkohol agar tidak mengendalikan kendaraan bermotor a.k.a nyetir.

Batasan yang diberikan adalah 0.05, dan batasan ini jika tersentuh maka SIM kalian akan langsung di non-aktifkan, yang artinya kalian akan di-suspend 1 tahun tidak boleh mengajukan pembuatan baru dan setelahnya harus melalui proses pembuatan dari awal dengan semua test yang ampun-ampun ribet dan susahnya dan belum lagi catatan yang sudah pasti berada dalam SIM baru itu karena pernah di non-aktifkan akibat nyetir dalam pengaruh alkohol.

Hidup di Negara ini memberikan saya beberapa pandangan baru mengenai peradaban yang lebih maju, contohnya masalah minuman ber-alkohol. Alih-alih pemerintah melarang minuman ber-alkohol (ada larangan tentunya tapi lebih ke batasan umur boleh membeli dan menjual minuman ber-alkohol dan ini sangat ketat dengan denda yang bisa bikin bangkrut orang yang melanggar) atau ormas-ormas ga jelas yang bawa-bawa landasan Agama tertentu demo berjilid-jilid bagai sinetron menuntut pabrik minuman ber-alkohol ditutup atau melarang alkohol dijual bebas, disini mereka lebih kepada bagaimana melakukan pengontrolan tentang apa yang boleh dan tidak boleh saat mengkonsumsi hal itu, dan mengarahkan orang yang mengkonsumsi agar lebih bertanggung jawab. Hal ini karena (mungkin) menutup pabrik minuman ber-alkohol atau melarang toko menjual minuman ber-alkohol contohnya beer, tidak akan memberikan jawaban terhadap masalah di jalan raya dan malah bisa menimbulkan masalah baru yaitu pengangguran.

Jadi, mereka lebih melakukan pengontrolan terhadap apa yang tidak boleh dilakukan saat seseorang mengkonsumsi hal itu contohnya nyetir itu tadi yang menurut saya lebih masuk akal. Tapi, ada tapinya loh… mental korupsinya musti diberantas dulu dan mental disiplinnya juga musti dibina dulu, kalau ga ya sama aja, SIM di cabut trus nyogok trus nyetir lagi, ya kapan kapok nya? Nah… hal seperti ini yang kemudian mengundang cara-cara lain seperti demo bagai sinetron itu tadi yang menurut saya tidak menyelesaikan masalah karena dilakukan atas dasar bayaran juga.

Semakin lama saya tinggal di Negara ini membuat saya semakin bisa melihat jika tingkatan cara berpikir seseorang ternyata sangat penting dalam mengarahkan kehidupan. Disini saya tidak perlu melihat tingkah-tingkah dan komentar-komentar lucu dari pada pejabat yang lebih bisa mengatur “proyek” daripada bekerja untuk rakyat (selain Jokowi, Ahok dan beberapa nama lainnya), atau pohon plastik yang berusaha digunakan menjadi pengganti pohon asli yang entah dari planet mana cara berpikirnya, ataupun air olahan tinja yang jadi parodi, belum lagi mental tertib dan disiplin terutama pengguna jalan yang masih jauhhhh sekali dari level beradab dan berpendidikan.

0.05 adalah batasan alkohol yang akan membuat kita kehilangan SIM kita disini. Jadi jangan dilanggar ya jika sedang di Victoria, Australia.

Selamat berakhir pekan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.