Mengenang masa itu

Hari ini, hari terakhir libur panjang merayakan Paskah, saya sempatkan mengajak keluarga saya mengunjungi 1 tempat yang dulu sering kami datangi sekedar untuk melepas penat dan stress.

Tempat itu adalah sebuah taman di dekat rumah yang dulu 2015 kami sewa. Sembari berjalan melewati jalan setapak menuju arena bermain di taman yang terletak disebelah supermarket tempat saya sering membeli kebutuhan sehari-hari dulu, saya mengenang kembali masa-masa itu.

Masa dimana kami sedang mati-matian bertahan dan ngirit setengah mati karena keuangan kami yang semakin menipis dan habis. Masa dimana rasa stress setiap saat mengintai dan menerkam kehidupan kami khusus nya saya karena belum ada pemasukan yang memadai.

Masa dimana kami benar-benar harus mengambil sebuah keputusan yang sangat berat…

Masa yang membuat kami saat ini memiliki rasa syukur yang semakin membesar dan semakin besar.

Begitu banyak cerita dan kejadian yang bisa kami ingat dan menjadikannya sebagai pembelajaran kedepan. Cerita-cerita yang kadang membuat hati ini perih dan mata ini berkaca ria baik karena rasa pedih nya maupun rasa syukur yang begitu dalam saat ini.

Sekarang kami memulai dengan lebih baik, setidaknya lebih baik dari saat itu dan semakin baik setiap harinya. Titik-titik pengingat yang membantu saya saat sedang berada ditengah ketidak stabilan. Titik pengingat jika kami masih memiliki Dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.