Dan… lewat.

Setelah diguyur hujan tanpa henti dari hari Jumat, akhirnya pagi ini hujannya pun masih heboh mengguyur kota ini (yaelah… ga nyambung ya…). Tapi, warning nya sudah di cabut horee… yang artinya bagian yang dianggap paling berbahaya sudah lewat.

Karena hujan lebat yang kadang mengendor kecil lalu tiba-tiba semangat 45 ditambah angin ngebut, suhu kota ini yang kemarin naik sampai 38 pun hari ini turun ke belasan lagi. Cuaca disini memang rada ngeselin, suka naik turun ga jelas begini, tadinya saya kira summer datang lebih cepat, lah ini sudah masuk summer malah drop lagi. Minggu depan suhu diperkirakan akan bermain di kisaran 20 sampai 25, semoga deh, jadi ga panas seperti kemarin hahaha… udah mulai belagu ya saya, padahal awal-awal kedinginan dan ga sabar nunggu musim panas.

Hal paling penting adalah peringatan bahaya sudah dicabut, dan semoga daerah-daerah yang terkena impact bisa pulih secepatnya.

Sama seperti hidup manusia ya… saat dingin minta panas saat panas datang baru nyadar kalau dingin itu ternyata lebih nyaman. Dalam hidup, kita selalu ingin lebih dan lebih, sampai terkadang tanpa sadar kita melepaskan hal-hal berharga (seperti waktu, keluarga, kesehatan) disekitar kita hanya untuk mengejar apa yang kita anggap lebih penting dan berharga yang ternyata tidak akan lebih berharga dari hal yang sudah kita lepaskan. Tujuan hidup manusia, kadang begitu rumit dan juga sederhana sampai sebuah kata atau kalimat pun tidak mampu menggambarkan seutuhnya.

Kadang kita juga terlalu fokus pada kesulitan yang ada didepan kita sampai kita lupa menikmati hal baik lainnya saat masih ada dan menyesalinya saat sudah lepas dari tangan kita. Waktu adalah bagian terpenting dari semua lembaran permainan hidup manusia dan sayangnya waktu juga menjadi sangat mahal karena selalu lewat untuk tidak kembali.

Dalam hidup, saat kita sedang berada di titik terbaik nikmatilah dan bersyukurlah karena hal itu tidak akan bertahan selamanya, begitu pula saat kita sedang berada dititik terburuk, nikmatilah dan belajarlah dari hal itu karena hal itu pun tidak akan bertahan selamanya dan suatu saat akan lewat. Semua pada akhirnya akan berlalu dan meninggalkan tidak lebih dari sebuah sapaan yang menjadi kenangan bagi kita, sama seperti badai yang dalam 3 hari lalu mampir ke kota ini, yang sekarang pun… lewat…

Semenjak saya migrasi ke negara ini, dan melalui semua proses nya yang sangat menantang dan tidak mudah, saya mulai menyadari 1 hal yang belum ada dalam setiap langkah saya selama ini, belajar menikmati dan belajar dari setiap keping puzzle baik itu nikmat maupun pahit dari proses yang saya lalui untuk mengejar fokus yang saya buat. Hal yang kemudian membuat saya jadi terlalu mudah kawatir dan takut untuk hal-hal yang dimasa depan yang belum tentu terjadi karena terlalu fokus pada titik diseberang sana sampai melupakan titik-titik lain yang ada disekitar saya dalam proses menuju kesana.

“Menjadi bahagia itu sebetulnya sederhana, karena ada disekitar kita. Yang membuat rumit adalah ego kita sendiri.”

Saya sangat beruntung memiliki seorang istri yang mendukung dan kuat, dan semua ini tidak akan ada artinya jika tidak ada dia disisi saya, karena apa yang saya kejar ya pada akhirnya untuk keluarga saya juga, itu kenapa mereka juga saya libatkan agar kami bisa 1 pengertian dan mengejar hal yang sama bersama. Seperti apa yang selalu terucap jika “dibalik seorang pria yang sukses, ada seorang wanita yang mendorongnya”, jadi jangan lupakan istri saat sedang mengejar sesuatu (asal jangan ngejar maling ya….).

Lalu apakah saya sudah sukses? Tergantung arti sukses yang ada dalam pengertian kita. Sukses bagi saya tidak harus selalu dikaitkan dengan banyaknya gemerlap materi yang kita miliki. Sukses bisa datang dari hal-hal sederhana seperti bisa menjaga kepercayaan istri dengan tidak serong kanan maupun kiri saat kita sedang sibuk mengejar impian kita (walaupun itu “jujur” sangat menggoda…) atau tidak membuang sampah sembarangan.

Menjadi bahagia itu sebetulnya sederhana, karena ada disekitar kita. Yang membuat rumit adalah ego kita sendiri.

Selamat hari minggu kawan.

Author: SWD

An ordinary father and husband, who try and struggle to give better life to his family day over day. Who never stop pursuing his dream and vision.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.