Menghijau

Melbourne sudah masuk ke musim semi, musim yang seharusnya menghangat yang ternyata masih sering jatuh ke suhu dingin sekali waktu.

Kami paling suka saat suhu disini benar-benar berada di suhu musim semi antara 17 ke 21 derajat. Udara yang tidak panas tapi tidak juga terlalu dingin membuat kami sering menghabiskan waktu sekadar berjalan di taman atau di trotoar melihat pemandangan yang tertata cantik di sekeliling kami yang sering kali ditemani kicau riang burung-burung liar yang seakan turut menikmati keadaan yang nyaman ini. Karena masuk semi, kota ini pun perlahan menghijau kembali. Tenang dan damai melihatnya, terasa sejuk sekali.


Kami (saya sebetulnya) mulai merasa betah dan semakin betah, baik di pekerjaan maupun hidup disini. Beberapa hal yang terjadi beberapa minggu terakhir membuat saya semakin yakin jika memang disinilah Tuhan menuntun kami menuju sesuatu yang lebih baik.

Pelayanan kesehatan yang murah (jika tidak mau dibilang gratis) baik untuk warga negara dan pemegang permanent resident benar-benar membuat saya takjub, maklum saya datang dari tempat dimana kesehatan itu adalah salah satu monster yang membuat kita harus selalu siap siaga dengan dana dan asuransi pribadi. Tadinya, saya berpikir kita hanya bisa melakukan check up saat sakit saja, yang ternyata saya 100% salah. Kemaren kami melakukan general check up dan diambil darahnya untuk test kolestrol dll yang jika saya hitung bisa habis hampir 1 juta per orang di Jakarta, dan disini gratis. Kami malah dianjurkan untuk melakukan test rutin setidaknya setiap 2 tahun sekali, jika bisa rutin setiap tahun dan atau saat merasa ada yang tidak beres dengan badan kita. Sejarah penyakit di keluarga pun diminta untuk menyusun test awal dan lanjutan jika diperlukan. Semua dilakukan dengan profesional tanpa drama apalagi dipersulit. Kurang nyaman apa coba?

Kesehatan adalah harta paling mahal dalam hidup kita, disini kami mendapatkan perlindungan tanpa harus pusing bayar premi asuransi setinggi mungkin untuk menutup biaya yang akan datang saat sakit. Disini check up, konsultasi, bedah, MRI, obat, masuk sampai keluar sampai rehabilitasi semua gratis sampai sembuh, iya sampai sembuh…

Dan ini menjadi salah satu hal yang membuat saya tenang dan sangat saya syukuri karena keluarga saya secara tidak langsung sudah terproteksi penuh.

Tapi kan pajak lu yang dipotong buat hal itu juga tidak kecil! Hey, benar sekali. Tapi jika dihitung dengan seksama pajak yang saya bayar justru lebih kecil dari yang saya bayar di Jakarta. Dapat bantuan centerlink, bisa klaim pajak balik setiap akhir tahun finansial karena saya ada tanggungan, pelayanan sekolah gratis yang profesional, pelayanan kesehatan yang profesional dan gratis, fasilitas umum yang bersih dan nyaman, tempat rekreasi yang banyak menggratiskan anak untuk masuk dan masih banyak hal lainnya jika dihitung dan dihimpun biayanya apa kalian masih keberatan dengan potongan pajak? Saya sih sangat rela apalagi datang dari tempat dimana pajak yang saya bayar ga jelas jadi apaan.

Jalan Tuhan kadang tidak bisa kita tebak, perjalanan kami sampai hari ini membuat saya benar-benar merasakan kuasa Tuhan dalam menuntun kami. Banyak hal tidak terduga yang terjadi sebagai jawaban doa kami yang tidak pernah kami sangka sebelumnya dan kami sadari kemudian. Saya bisa mencapai impian saya tidak semata-mata karena saya tidak menyerah tapi lebih kepada kekuatan Tuhan.

Dan saya menyadari jika…

Bahagia itu sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s