Menatap 6 kedua

Selamat datang Agustus… akhirnya nyampe ke Agustus juga perjalanan kami di Melbourne. Kami resmi melewati 6 bulan pertama yang menurut orang-orang adalah masa-masa paling berat karena banyaknya penyesuaian yang harus kami lakukan baik dari budaya, bahasa, makanan (ah… kalau yang satu ini ga begitu issue hehehe…), jam (apalagi kalau sedang daylight saving, bobonya jadi berkurang sejam hahaha….), di tempat kerja (buat saya, dan ini ga gampang loh…) dan cuaca.

Untuk cuaca sendiri, tadinya sudah senang karena bulan Juli sudah lewat yang saya asumsikan seharusnya masa dingin-dinginnya mustinya dah lewat donk ya, secara musim dingin kan Juni ke Agustus so puncak nya mustinya di Juli kan, dan ternyata salah… hiks… masuk Agustus suhu memang tidak drop gila-gilaan seperti di Juli apalagi kalau pagi hari, tapi dingin nya beda loh… yang Agustus lebih dingin brrrr…..

Bicara pekerjaan, saya akhirnya lolos percobaan (seharusnya gitu sih soalnya tanggal 24 Juli kemaren bulan ke 3 berakhir dan sampai sekarang ga ada berita apa-apa, disini no news is a good news hahaha… ) agak lega sekarang walaupun makin mabok karena yang dipelajari ditambah terus, belum lagi proyek-proyek sudah pada ngantri kaya mau beli sembako. Ditambah pula ada rencana mengganti dan merombak network yang sekarang dengan yang baru dengan teknologi baru juga, bagus sih… saya jadi belajar banyak banget sampai mau muntah.

1 hal yang membuat saya rada bangga (ciehhh…. pakai rasa bangga plus pakai rada segala ya, norak deh…) adalah saya orang Indonesia satu-satunya didalam team hahaha… kalau yang lain pasti ada minimal 2 orang, tapi yang dari Indonesia hanya 1 dan skill nya bisa dikatakan mampu bersaing dengan mereka (jiahh… muji diri sendiri… ). Iya donk, kita harus menunjukan jati diri kita terlepas dari stigma dan anggapan orang kita sendiri yang menempatkan saya seperti orang asing di negara sendiri karena saya double minoritas (sudah keturunan cina, kristiani pula), kita harus bisa menunjukan jika orang Indonesia juga bisa bersaing diluar kandang hehehe… (tambah norak deh saya… moga-moga ga kejedot…)

Kami sangat bersyukur untuk semua ini, baik dan buruk, apapun itu, semua menjadi pembelajaran bagi kami, jalan hidup yang sedang kami jalani ini tidak pernah sekalipun terbersit dan saya pun sampai sekarang masih ga nyangka loh bisa melangkah sejauh ini.

Ada kawan yang mengatakan jika saya hebat bisa sampai sejauh ini, tidak kawan… bukan saya yang hebat, saya bukan siapa-siapa, yang hebat itu Tuhan, karena tanpa Dia, kita mau sehebat apapun hasilnya akan nihil.

Sekarang kami sedang masuk ke semester kedua dan menatap 6 bulan kedua. Harapan kami, semoga semakin baik kedepannya, dan semakin bisa menyesuaikan diri terutama dengan apa yang ada disini apapun itu. Anak-anak sih saya lihat sudah pada betah ya, mereka sejauh ini happy banget. Mamanya juga happy, dan itu penting buat saya.

Mengapa? karena….

Happy Wife, Happy Life.

Selamat menjelang akhir pekan kawan 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s