Perpustakaan

Kali ini saya akan coba menulis tentang perpustakaan disini. Di Australia khususnya Melbourne sedang digalakan membaca 1000 buku sebelum anak-anak mulai pertama kali masuk sekolah. Jadi ceritanya disini pemerintah ingin anak-anak dikenalkan tentang buku dan dibangkitkan minat bacanya sejak dari mereka balita. Sebuah program yang sangat bagus menurut saya ketimbang anak-anak dikasih gadget yang cenderung memberikan efek kurang baik.

Perpustakaan di Melbourne (dan saya rasa sama di seluruh Australia) sangat terawat dan teratur. Sistem yang digunakan pun tergolong canggih dan sudah terintegrasi sehingga memudahkan kami para penikmat buku. Mulai dari cara pengembalian buku secara mandiri, scan otomatis saat pinjam, pengajuan perpanjangan masa pinjam secara online sampai memberikan sebuah lokasi khusus untuk anak-anak yang dibuat senyaman mungkin, ya disini anak-anak memang sangat disupport dan dijaga oleh pemerintah. Dan yang paling penting lagi semua dibuat semudah mungkin, semandiri mungkin dan tetap gratis.

Kami paling sering ke perpustakaan kew dan camberwell, dan karena mereka (total ada 5 perpustakaan) berada dibawah pengasuhan council boroondara (semacam kecamatan/ kelurahan kalau di Indonesia) maka semua terintegrasi, artinya kami bisa meminjam di kew lalu mengembalikan di camberwell. Memudahkan bukan? Karena kadang mungkin kita sedang ada kegiatan di sebelah mana bisa sekalian mengembalikan buku dan meminjam buku baru. Gambar dibawah adalah anak kedua saya yang berumur 2.5 tahun sedang membaca buku (terlepas dari dia ngerti atau tidak) sambil bersantai. Bayangkan…. 2.5 tahun booo… saya sendiri umur segitu entah sedang ngapain boro-boro baca buku hahaha….

Nah kalau gambar dibawah ini adalah anak pertama saya yang berumur 5.5 tahun dengan buku-buku yang sudah dan sedang dibaca.

Nahhh… kalau gambar dibawah ini adalah bapak nya yang di foto sama maknyak nya anak-anak hahaha… lagi nyantai di kursi malas sambil liatin dan nungguin anak-anak di perpustakaan.

Hal-hal seperti ini yang saya rasa sulit didapatkan di Negara kita. Selain perpustakaan yang kurang terawat (sejauh penglihatan saya) belum lagi kurang child friendly terutama untuk balita. Tapi ini dari pengamatan pribadi saya ya… dan mudah-mudahan dengan saya membagikan seperti apa perpustakaan yang ada di Negara seperti Australia bisa membangkitkan semangat untuk menjadi lebih baik lagi agar masyarakat kita juga bisa semakin pintar.

Mengunjungi perpustakaan adalah salah satu acara yang bahkan tidak kami susun dalam acara rutin tapi justru selalu diminta oleh anak-anak dengan sendirinya. Dari hal ini saja sudah terlihat kan bagaimana mereka sangat menikmati dan antusia dengan kegiataan membaca.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s