Tags

, , , ,

Melbourne mulai masuk ke musim dingin, yang menurut orang sini bisa jadi tidak terprediksi musim dingin kali ini karena selama bulan terakhir musim gugur kemarin suhu sudah drop cukup dalam. Brrr… ga kebayang akan seperti apa musim dinginnya. Untung istri sudah siap sedia dengan semua peralatan tempur yang ada, seadanya dan yang diadakan.

Dalam kepungan udara dingin yang sedang semangat-semangat nya datang berpesta disekitar kami, saya malah bisa merasakan sebuah kehangatan ditengah-tengahnya.

Kehangatan dari keluarga kecil yang bertumbuh terus dan terus, dari hal-hal sederhana seperti semangkuk sup panas saat saya pulang kerja sampai ke dukungan moral dan semangat yang tidak ada habis-habisnya.

Selain itu, di pekerjaan pun saya mulai mendapatkan kepercayaan diri kembali sedikit demi sedikit, maklum sudah lama tidak berada di teknis benar-benar membuat saya babak belur kali ini saat dihadapkan langsung ke teknis lagi. Proyek kali ini kalau sampai berhasil saya selesaikan (dan saya rasa bisa harusnya), akan menjadi proyek voice paling gila yang pernah saya kerjakan. Menjadi technical leader untuk proyek diatas 500 user, tanpa dokumentasi lengkap, tanpa history dan tanpa hand-over dari orang sebelumnya. Proyek yang memindahkan system dari cloud ke in-house, setelah itu dilanjutkan dengan menggabungkan 1 system diatas 200 user ke sistem utama yang akan dipindah ini. Dan yang dipindahkan adalah IPPBX bersama IPCC nya. Benar-benar tantangan yang tidak main-main. Yang membuat lebih gila lagi adalah… saya jadi point eskalasi satu-satunya untuk seluruh sistem voice ini, sampai strategi migrasinya pun diserahkan ketangan saya hemm… ternyata disini kalau kerja itu benar-benar all out mengeluarkan skill nya, benar-benar diuji semua yang tertulis di CV, dan setelah proyek voice ini selesai, sudah nunggu proyek internal lainnya seperti Meraki, APIC dan ISE. Teknologi yang dulu saya desain dan jual, sekarang harus saya install.

Bagusnya… ditempat yang baru ini saya didukung team yang kuat. Yang tidak akan bilang “kan lo ahlinya network” atau “kan lo ahlinya voice” atau “kan lo CCIE nya”. Mereka memperlakukan saya dengan respect yang tinggi dan dukungan yang dalam. Selama ini saya sekalipun tidak pernah diperlakukan “siapa lagi yang lebih ngerti dari lo untuk voice/network“. Tidak ada superior disini atau diperlakukan “superior“, semua sama, semua belajar. Memang beda kerja sama orang bule dan ditempat kerja yang sudah lebih besar dan matang karena secara nilai-nilai perusahaan untuk internal juga sudah ada dan diendorse terus agar diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, ga cuma nilai-nilai perusahaan ke customer saja (buat nyari duit).

Selain itu, kehangatan juga saya rasakan selama diperjalanan saat kerja, berada disebuah kotak yang ada penghangatnya dan tidak perlu jalan 10 sampai 15 menit menembus udara dingin menjadi rasa syukur tersendiri akan kehadiran Dia ditengah perjuangan saya (yang bagi saya tidak mudah).

Belum lagi kehangatan saat saya masih ada waktu untuk bercanda dan bermain dengan anak-anak saat pulang kerja, ngobrol panjang lebar dengan istri, walaupun saya setiap hari harus menempuh jarak 35 KM sekali jalan saat kerja yang bisa ditempuh 45-50 menit kalau macet, kalau lancar 30-35 menit sudah sampai. Ga kebayang kalau di Jakarta harus berapa jam dijalan, rekor terjauh saya saat kerja di manggarai yang sekali jalan 32 KM (dan lewat Tol) itu saja rata-rata 2.5 jam dijalan, sehari 5 Jam PP saat kerja. Jauh ya bedanya…

Ya…. hal itu menjadi 1 point tersendiri yang sangat saya syukuri disini, kualitas hidup kami memang melonjak jauh sejak disini. Waktu untuk keluarga lebih banyak, stress di jalan lebih rendah, di pekerjaan juga lebih manusiawi, kualitas makanannya juga lebih baik (dan tidak lebih mahal jauh dari Jakarta), udara dan air yang lebih bersih, kota yang lebih tenang, hijau, bersih dan tertib menjadi hal-hal yang tidak bisa digantikan.

Belum lagi taman yang tersebar banyak di kota ini yang dilengkapi tempat BBQ gratis lengkap dengan gas-nya asal kita bersihkan lagi setelah dipakai, tempat bermain untuk anak-anak, tempat duduk untuk bersantai dan sebagainya.

Saya mulai bisa merasakan kehidupan disini memang lebih baik, mulai bisa menikmatinya sedikit demi sedikit.

Semoga semua ini semakin membaik dan menguat. Dan kehangatan ditengah kedinginan ini tetap terjaga dan membesar, agar impian ini bisa tetap terjaga dan dijaga sampai sebuah titik nanti.

Advertisements