Mendaki… itu berat!

Saya tidak tahu sampai detik ini apa yang membuat saya begitu berani meninggalkan semua hal yang sudah saya capai di Jakarta untuk merantau ke Negeri Kangguru ini.

Apakah saya ingin menjadi orang kaya? Tidak… saya lebih suka menjadi orang yang biasa saja.

Saya hanya bangun pada suatu pagi menjatuhkan pandangan mata saya yang masih 5 watt saat itu pada muka polos anak pertama saya yang sedang tidur begitu pulasnya lalu berpikir, “jika memang saya memiliki jalan untuk memberikan yang terbaik untuk anak saya, apakah akan saya ambil walaupun harus ditukar dengan kenyamanan saya?”

Saya tidak mengerti apa yang membuat saya berpikir jika di Australia bisa memberikan hal yang lebih baik bagi anak-anak saya, baik itu pendidikan, kesehatan dan lingkungan daripada di Jakarta. Saya hanya percaya saja, tidak lebih tidak kurang.

Dan, setelah sampai disini, saya melihat, saya merasakan, saya menjalani dan saya berada ditengah-tengah mimpi saya, menjalani dan merasakan secara langsung getaran demi getaran yang membuat saya memutuskan untuk meninggalkan semua di Jakarta untuk berani melangkah kesini…

Getaran yang kadang lembut kadang terlalu keras sampai hampir membuat saya menyerah… getaran-getaran yang membuat adrenalin saya bergejolak menari ditengah debar-debar karena masih tidak percaya jika saya bisa berdiri disini, ditengah-tengah pusaran mimpi yang saya bangun berlandaskan sebuah kepercayaan dan beratapkan sebuah kemustahilan. Saya benar-benar sedang menjalani sebuah kemustahilan yang terbuka menjadi sebuah kenyataan, sungguh besar Dia yang Maha Besar.

Apapun itu, saya merantau…. saya seorang perantau… walaupun diseberang sana sejauh ribuan kilometer saya masih memiliki sebuah rumah untuk pulang kelak.

Suatu hari nanti, di atas sana, saya akan duduk bersama Papa, sambil menikmati secangkir kopi kental kesukaan dia, kami akan bertukar cerita mengenai sepak terjang kami mengejar hal-hal terbaik yang kami percaya bagi anak-anak kami, sepahit dan semanis apapun langkah itu bagi kami… semoga saya bisa…

Suatu hari kelak, tunggulah cerita-cerita seru dari saya Pap… salam untuk Kakak disana ya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s