Tags

, , ,

Happy New Year… membuka tahun dengan secangkir kopi dan sebuah tulisan.

Setelah semalam berkumpul bersama keluarga besar dari pihak istri, bercengkerama, ngobrol sana sini sambil menikmati wagyu maknyuss yang dipanggang langsung oleh penjualnya, chef keren bernama Pascal Misnan (lihat yang kepala nya ada kain 🙂 , tertarik untuk mencoba wagyu nya yang sangat terjangkau itu? langsung klik saja di nama dia untuk menuju page facebook Pascal )

bakar-wagyu

Sebuah kehangatan yang sangat memanusiakan kita ditengah gempuran teknologi yang kian membuat kita menjadi robot dari hari ke hari. Kami lalu pamit sebelum malam pergantian tahun baru dimulai karena kedua anak kami sudah mulai mengantuk dan kecapean. Sebelum kami pulang, sebuah foto keluarga yang hampir komplit pun diabadikan dalam beberapa ponsel.

15781767_10154438116513541_2922089390085313408_n

Dan di foto itu belum semua berkumpul lohh… ada yang keluar kota, ada yang sedang berhalangan dsb, kebayang kan rame nya kalau semua datang hahaha…

Pagi ini, saya bangun dengan sebuah semangat baru dan dengan sebuah harapan baru. Saya menatap yakin kedepan, ke bulan-bulan berikutnya yang akan saya lalui. Kali ini, ada sebuah keyakinan yang tidak dapat saya jelaskan, keyakinan yang timbul karena sebuah kepasrahan dan percaya kepada-Nya. Dalam doa, saya meminta agar kami dijaga dan dibimbing sampai apa yang menjadi impian saya bagi anak-anak saya bisa terwujud.

Jika saya memikirkan lagi apa yang sudah berlalu, sebetulnya saya malu kepada Tuhan. Begitu banyak pertanyaan dan ketidakpercayaan yang saya lontarkan dalam doa kepada Dia, yang dijawab dengan begitu elegannya dan tidak terduganya. Dia… membalikan semua pemikiran saya yang mengatakan hal ini mustahil, dengan benar-benar dibuat terjadi oleh-Nya. Sebuah tamparan keras bagi iman saya, untuk bisa lebih percaya dengan-Nya, dengan rencana-Nya, dan dengan waktu-Nya.

Dan Dia… mengirimkan begitu banyak orang-orang baik disekeliling saya, membantu saya selangkah demi selangkah melewati terjal dan liku yang semakin sempit dan tidak terduga ini, sampai menjadi sebuah jalan yang menunjukan sebuah titik cahaya yang sekarang semakin terang.

Hari ini, hari pertama 2017, saya buka dengan sebuah Doa dan renungan, kemudian saya lanjutkan dengan menyusun rencana untuk menyongsong hari-hari penuh berkat dan tantangan didepan.

Sebuah perjalanan yang tentu akan saya sarikan semampu saya dilembaran blog ini seperti yang sudah-sudah.

Saya melihat sebuah cahaya harapan dan berusaha menuju kesana bagi kedua anak saya, dengan didampingi oleh seorang wanita yang kuat yaitu istri saya dan dilengkapi dengan sebuah doa.

Selamat menyongsong 2017 !!!

Advertisements