Tags

,

Lu masih minat kesini (benua selatan) jo?

Sebuah pertanyaan tiba-tiba di lontarkan kedepan saya. Ya… bicara minat tidak minat ya minat, kenapa? Karena itu impian yang tidak mudah dicapai dan saya orang yang tidak mudah menyerah (setidaknya itu menurut kawan-kawan saya).

Tapi… saya tidak bisa seperti dulu lagi, saat masih bujangan, tanpa beban. Sekarang saya harus bisa menekan ego, tidak semua yang saya pikir baik benar-benar baik bagi yang lainnya dalam keluarga saya.

Disini, bisa dikatakan kami maintain a good life, bukan hal yang mudah dicapai loh… apalagi di Jakarta. Tidak perlu menjadi orang kaya dengan uang segunung untuk mencapai hal itu, selama bisa ngatur gaya hidup, dengan apa yang saya miliki saat ini bisa dikatakan relatif lebih mudah mengatur pos-pos saat income masuk, misalnya sekian ditabung, sekian di invest kan, dan lain sebagainya. Banyak sedikit itu relatif kawan, dan sebetulnya kita itu hidup dan berjuang untuk apa sih? Demi siapa kalau bukan keluarga? Anak-anak kita kan?

Jadi, saat saya memutuskan untuk kesana lagi, tentu ada batas tertentu yang harus saya pasang. Disana saya bukan orang kaya yang sudah ada rumah siap tinggal, atau nikah dengan orang yang sudah punya rumah siap tampung, atau punya warisan seabrek yang tinggal diputar sana sini dikit trus bisa buat bangun kehidupan disana. Dan seperti yang Mama saya pernah bilang “disini hidup lu baik-baik saja, ngapain dituker dengan disana kalau disana lu harus sengsara? Hidup itu singkat, syukuri apa yang ada dan jangan kebawa ego, apa sih yang mau lu buktiin dengan kesana?

Itulah kenapa saya kemudian memasang beberapa batas. Boleh kesana lagi jika…

Batas-batas yang hanya diketahui saya dan istri hehehe… iya donk, karena salah satu batas itu adalah level income yang harus saya dapatkan, itu saja saya sudah menurunkan syarat dengan menganggap disini dan disana sama-sama sewa padahal disini sudah rumah sendiri yang didapatkan dengan susah payah.

Terus… kalau ternyata batas-batas nya ga tercapai? Apalagi kan dapat kerjaan dari sini ga gampang loh?

Ya sudah, hidup disini saja. Emangnya masa depan hanya ada disana? Kehidupan hanya ada disana? Hal-hal baik juga hanya ada disana? Kaga… hahaha…

Salah satu ucapan istri hari ini “Gw melihat adanya harapan hari ini setelah Jokowi naik jadi Presiden, ya memang sih ga tau sampai kapan, tapi perbaikan mulai terlihat”

Suatu hari nanti… jika Negara ini benar-benar berbenah, orang-orang yang begitu mengagung-agungkan “Ibu lain”, saya jamin akan menyesal. Semoga saja tidak sampai menjilat ludah sendiri lalu pulang atau mengirim keturunan nya untuk pulang.

Gimana ga? Disini dengan uang 5 US dollar saja sudah bawa pulang mangga harum manis sekilo, pepaya california sekilo, jambu air sekilo, dan strawberi 2 kotak. Dengan uang 5 US dollar saja sudah makan nasi pakai kerang dara rebus seporsi, udang rebus seporsi, dan segelas es jeruk. Kurang murah apa coba? Dan itu di Jakarta, kalau di daerah pesta pora deh.

Negara ini hebat, semua ada tinggal gali. Sayang tidak diatur dengan baik dan mental nya tidak dibina dengan benar.

Jadi masih minat ga? Masih donk…. dengan batas-batas hehehe…

Hidup itu singkat, sudah pernah melewati hidup susah jadi buat apa melewati hal yang sama sekali lagi?

Bersyukur itu membuat adem…

Advertisements