Mundur se-langkah

Jadi sudah menyerah?

Tidak, bukan menyerah… tapi mundur selangkah.

Saya butuh mundur selangkah agar bisa menganalisa situasi dengan lebih jernih dan tidak stres.

Masih ada waktu… jika memang itu adalah jalan dari-Nya maka akan ternyata pada waktu-Nya.

Seperti yang saya pegang dan percaya, Dia selalu tepat, tidak terlalu cepat, tidak terlambat. Semua terjadi dengan pesan dibalik sesuatu bernama misteri, tersimpan rapi untuk dicari.

Saya belum menyerah, setidaknya sampai detik terakhir yang saya miliki.

Setiap pagi… saya selalu berseru kepada Bapa di Surga. Saya pasrah, terjadilah apa yang menurut Mu terbaik bagi impian yang saya kejar demi sesuatu yang lebih baik bagi keluarga saya, diwaktu Mu bukan waktu saya.

Hanya mundur selangkah… agar bisa menimbang dan mengamati situasi…

Semoga asa ini masih terjaga…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s