Akankah…

Hampir 6 tahun silam, disaat saya sedang memulai berjuang mendapatkan PR Australia, saya sempat berbincang dengan salah satu paman dari mama saya yang adalah (dan masih) seorang warga negara asing di negeri singa sana. Respon dari dia jika saya simpulkan secara sederhana adalah “it’s a good try”

5 tahun kemudian, saat saya berhasil meraih PR tersebut saya pun kemudian mengabari dia lagi dan saya cukup kaget dengan respon dia, “never realise your citizenship, your country growing and has a positive improvement”

Saat itu saya hanya membalas “don’t worry uncle, I don’t have any plan to do it”

Negeri ini sedang menuju arah yang baik, segala sesuatu yang terjadi sedikit banyak telah memberikan keyakinan ke beberapa (jika tidak semua) orang diluar sana untuk bisa melihat jika negeri ini memang sedang berbenah dan menuju kearah yang positif.

Terlepas dari siapa dia yang duduk di kursi tertinggi yang memiliki julukan sebagai kursi RI 1, sudah seharusnya kita bisa lebih optimis dalam melihat hal ini.

Memang, setelah apa yang saya lalui disana beberapa bulan silam, dan sampai sekarang pun masih berbekas, dan tentunya kembali lagi ini adalah cara pandang saya sebagai orang yang tidak memiliki banyak dana dan bantuan dana, saya mulai terlihat pesimis didepan beberapa orang yang menghubungi saya untuk bertanya mengenai perjuangan saya mendapatkan PR dan saat berada disana lewat tulisan-tulisan yang mereka baca disini.

Mungkin saya terlihat pesimis, akan tetapi jika ditarik lebih jauh, saya hanya ingin kalian yang memiliki impian seperti saya akan tetapi berada di kondisi yang sebelas duabelas seperti saya untuk bisa mendapatkan sudut pandang lain selain yang indah gemerlap yang bisa kalian lahap di dunia internet sana.

Memang, ada beberapa saran dari kawan-kawan untuk mengatasi keterbatasan dana saya dengan menitipkan anak dan istri saya sementara ke mertua saya dan saya berjuang terlebih dahulu dirantau sampai sudah berhasil baru mereka saya bawa ikut serta migrasi bersama saya. Itu saran yang bagus, akan tetapi karena “ego” saya yang lebih berat kepada rasa “gengsi” membuat saya mengurungkan niat itu, karena saya memiliki 1 prinsip jika saya tidak ingin merepotkan orang tua kami lagi (sebisa mungkin).

Dilihat dari sisi keamanan karena ada jaminan kesehatan jika kita sakit (yang ternyata hanya terasa saat nyawa kita berada di ujung tanduk) dan ketertiban serta kebersihan udara dan air nya, hidup disana sangat menggiurkan. Terlihat nyaman…

Selebihnya, saat ini saya melihat level kenyamanan yang berbeda disini. Jika income yang kalian dapatkan bisa 3 kali dari yang kalian dapatkan disini, hal itu layak kalian perjuangkan karena akan memberikan level taraf kenyamanan hidup yang hampir sama, dengan salah satu catatan disini sudah punya rumah sendiri dan disana punya impian untuk memiliki rumah sendiri.

Terus terang, saya mulai menitik beratkan level kenyamanan hidup karena saya kembali kepada hal utama yang ingin saya kejar disana yang pada akhirnya saya mengaku kalah karena tidak sanggup melihat anak-anak saya harus ikut menanggung akibat nya padahal mereka bisa hidup dengan lebih baik saat berada disini. Dan hal ini terlepas dari sisi pengaruh budaya selama disana.

Saat ini, kami sedang mempersiapkan beberapa hal dan jalan untuk hari tua kami. Terlepas dari berhasil atau tidak kami kembali kesana, kami harus mulai bersiap jika memang harus tetap disini.

Pengalaman dan proses yang saya lalui dalam 6 tahun terakhir ini telah membuat saya belajar banyak hal.

Akankah semuanya menjadi lebih baik? Kami hanya bisa berusaha dan berjuang, semoga negeri ini tidak mundur lagi setelah memiliki kemajuan sampai hari ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s