Passion itu ternyata…

Sudah 1 bulan terakhir ini kami (saya dan istri) berusaha merintis usaha cookies (kue kering) buatan rumahan.

Kami sering kali harus bangun jam 4 pagi untuk menyiapkan bahan lalu berusaha menyelesaikan beberapa resep sebelum anak-anak bangun dan saya berangkat ke kantor.

Begitupun saat sudah pulang kantor kadang kami lanjutkan lagi proses pembuatannya, walaupun di waktu siang istri pun atur-atur waktu dengan kedua anak kecil kami agar bisa membuat beberapa resep tambahan.

Banyak yang bertanya sebenarnya kenapa saya (kami) sampai melakukan semua itu, terkesan kok mati-matian banget ngumpulin uang nya. Apakah kami sedang mengejar terkumpulnya dana yang cukup untuk bisa kembali ke Australia sebelum PR kami hangus?

Terlepas dari akan kembali kah kami ke Australia atau tidak, kami melakukan semua ini semata-mata karena passion kami. Jika dibilang kekurangan, kami sebetulnya memiliki kehidupan yang lebih dari cukup dan masih ada sisa yang bisa ditabung, walaupun hal itu tidak lalu membuat kami menjadi milyader hahaha… akan tetapi hidup yang kami jalani termasuk baik sekali dan kami bersyukur. Terlebih kami memang tidak berhasrat menjadi orang kaya dari dulu, karena yang kami cari sebenarnya hidup seimbang antara mencari uang dengan meluangkan waktu bersama keluarga dan anak-anak kami walaupun hanya di hari sabtu dan minggu tapi itu sudah lebih dari cukup bagi kami. Karena kami sadar waktu bersama anak-anak tidak akan pernah bisa diputar kembali, dan kami bukan orang kaya (atau anak orang kaya) yang bisa suka-suka atur waktu libur kami.

image

Itu juga yang membuat kami mencari akal, enaknya usaha apa ya yang bisa membuat kami tetap memiliki hari libur untuk bersama anak-anak kami di hari sabtu dan minggu (walaupun tidak full dalam 1 tahun setidaknya mendominasi), dan terpikirlah usaha kue kering ini.

Kami tidak ingin hanya mati-matian mengejar materi karena kami tidak ingin menjadi orang yang…. (lihat gambar dibawah)

image

Sebetulnya ada 1 usaha lagi yang terpikir oleh kami, yang bisa dijalankan oleh istri sedangkan saya tetap kerja kantoran. Saya tidak akan sebutkan disini karena kami masih mencoba untuk merancangnya.

Yang pasti, kami mencoba merancang sebuah usaha yang bisa kami tinggal pada akhirnya tapi masih tetap bisa berjalan. Usaha yang tidak mengikat kami seumur hidup agar bisa tetap berjalan.

Usaha apa ya kira-kira?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s