Sebuah malam penuh berkat

Di malam Natal tahun ini, saya merayakan nya bersama keluarga besar istri saya secara sederhana. Sekilas pikiran nakal saya menjelajahi lika liku perandaian di otak saya mengenai apa yang sedang kami lakukan saat ini jika perjalanan kami ke Melbourne berakhir dengan cerita lain.

Dengan tersenyum di dalam hati mensyukuri semua hal yang sudah terjadi, saya pun berbisik mesra kepada diri saya sendiri jika semua ini tidak akan pernah sia-sia, setidaknya saya punya 1 cerita tambahan yang menarik untuk perjalanan kehidupan saya.

Saya memang memiliki keinginan-keinginan, bahkan terlalu banyak keinginan, akan tetapi hanya Tuhan lah yang lebih tahu apa yang saya butuhkan.

Santo Stefanus martir pertama, pelindung ku, Santa Rafaela Maria Poras, pelindung istri ku, Santo Antonius dari Padua, pelindung anak pertama kami dan Santo Leonardus dari Porto Mauritio, pelindung anak kedua kami. Doakanlah kami sekeluarga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s