Kasur

Akhirnya kasur yang akan dibeli sudah ditentukan merek dan ukuran nya, diberikan beberapa pilihan sih… tapi yang saya tentukan setelah rembukan dengan istri ternyata cukup menguras buffer yang kami bawa walaupun disana termasuk yang harga nya so so, satunya A$379 untuk yang ukuran 202×152 (queen size) aw…aw… karena kami beli 3 maka habisnya diatas A$1000 hanya untuk kasur saja.

Tapi aku ra po po, karena salah satu pertimbangan yang kami jadikan dasar dalam pemilihan kasur adalah ini merupakan tempat utama kami akan beristirahat, apalagi anak-anak yang masih tinggi waktu tidur nya sehingga waktu yang dihabiskan di sekitar kasur masih tinggi, tentunya hal itu membuat kami jadi prefer membeli kasur baru daripada bekas (jangan cap kami sombong yaa…), dan kami juga cari yang “agak” nyaman menurut versi kami tapi tentunya harus bersahabat juga dengan isi kantong kami yang terbatas ini. Nanti saat sudah disana, kami baru akan mencari pasangan si kasur, yaitu si bantal, agar bisa bebas milihnya lagipula kan bantal tinggal ditenteng saja hehehe….

Nah… sekarang kenapa kami langsung beli 3, pertimbangan nya karena kami bawa 2 anak yang masih manja kalau bobo maunya disebelah mama nya dan (ehm..ehm…) sebelah saya juga. Kalau beli satu pasti kurang donk…

“yaelah… nenek-nenek hamil juga tau kalau itu, tapi kenapa harus 3 ukuran queen semua?”

Karena 2 kasur untuk kami share ber-4 saat tidur, dan 1 lagi untuk persiapan jika kakek-nenek nya datang melepas rindu ke cucu-cucunya yang kami bawa semua ke Melbourne hehehe…

Sebetulnya bisa sih dibeli nanti pas mereka sudah akan berkunjung, tapi yang jadi masalah adalah disana buat ngirim saja ongkos nya bisa A$15-50 sendiri atau lebih (tergantung ukuran barangnya) menurut info kawan-kawan disana. Belum lagi angkat-angkat nya ke dalem rumah yang bisa bikin encok. Nah… mumpung kami sedang beli jadi sekalian saja deh… karena kedatangan mereka jika di ridoi oleh Yang Maha Kuasa adalah sebuah kepastian, yeyy… nanti ada yang bantuin ajak anak-anak maen hehehe…

Dann… nambah 1 barang lagi yang sekalian saya titip untuk dicarikan – electric blanket. Thanks kawan sudah mengingatkan, karena saya mikir nya kesana sudah lewat winter jadi berasumsi bed cover yang saya bawa sudah cukup, dan nanti tinggal tambah heater yang ternyata menjadi primadona yang membuat tagihan listrik jadi menggila, dan disana walaupun winter sudah sayonara ternyata suhu nya masih bisa sering bermain di kisaran 12 – 17 derajat Brrrr…

Karena rumah bisa di tinggali mulai tanggal 1 September, jadi barang-barang akan diantar ke rumah yang kami sewa kisaran tanggal 29 Agustus sampai 5 September. Ini berarti persiapan awal tempat tinggal kami disana sudah bisa dikatakan selesai, dan… kalau diperhatikan semua seperti sudah dirancang oleh Tuhan, 30 hari sebelum hari-H aplikasi sewa rumah kami disetujui, sekarang 15 hari sebelum hari-H barang-barang untuk isi awal saat kami baru sampai disana ternyata sudah terpenuhi semua, yeyy… senang dan lega deh… sekali lagi terimakasih ya kawan-kawan, tanpa kalian hal ini tidak akan terwujud!

Sekarang kami bisa konsentrasi ke hal lainnya yang mungkin saja tercecer atau belum kepikiran baik persiapan yang dilakukan disini maupun yang disana. Yang salah satunya adalah melakukan wisata kuliner sebelum kesana, biar ga lupa rasanya dan cepet kangen (halah… alibi) hahaha…

Terimakasih Tuhan, semua jalan kami dibantu dan dilonggarkan sehingga kami memiliki waktu lebih untuk melakukan hal lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s