Tags

, ,

Sudah 4 hari belakangan ini saya selalu terbangun jam 3.30 pagi. Entah kenapa pada jam sekitaran itu selalu terbangun tiba-tiba.

Bangun pagi itu bagus sebetulnya, tapi ini kok rasanya terlalu pagi. Kecuali kalau sudah di Melbourne ya, karena ada beda 3 jam dengan Jakarta, jadi ya pas paginya sekitar jam 6an. Belum lagi bingung-nya saat bangun kepagian, mau nonton acara TV ga ada yang menarik, mau maen juga sama siapa, mau ngobrol tapi semua masih tidur lelap.

Biasanya sih yang saya lakukan adalah mikir, tapi itu kalau sedang ada masalah. Ini seharusnya masalah tidak se-njelimet beberapa bulan sebelumnya karena hampir 90% persiapan kami sudah tercapai baik yang disini maupun yang disana. Atau mungkin karena saya sedang excited, tapi kok rasanya kalau excited itu sudah dari bulan Mei saat saya dapat email kalau PR kami sekeluarga granted. Atau mungkin saya galau karena sebentar lagi akan meninggalkan semua yang ada disini terutama karir saya yang sedang nanjak-nanjak nya, ah itu pun tidak mungkin rasanya, jauh hari sebelum saya memutuskan akan mengambil langkah ini sudah saya timbang dan terima semua konsekuensi-nya bersama istri saya, karena saya termasuk tipe orang yang kecil kemungkinan mundur saat sudah memutuskan ingin meraih sesuatu agar tidak sia-sia effort yang tidak sedikit sudah dikeluarkan.

Mungkin karena sudah terlalu dekat kali ya, 23 hari lagi ho..ho..ho… atau 3 minggu lagi kira-kira perjalanan ini akan dimulai dan perjuangan sesungguhnya akan dilakukan. Ah… kalau ini sih sama aja dengan khawatir atau excited tongg… hehehe… iya juga ya, tapi saya yakin ini bukan karena khawatir, karena saya memutuskan mengambil jalan ini dengan bersandar pada kekuatan terbesar saya, Iman.

Setiap pagi, ada 1 rutinitas yang selalu saya lakukan, yaitu masak air panas lalu seduh kopi setelah itu duduk santai menghirup kopi sedikit demi sedikit sambil menunggu panggilan alam hehehe… Nah… pagi ini rutinitas nya agak berbeda, saya sisipkan ngetik blog ini di antara menghirup kopi dan menunggu panggilan alam (yang sudah saya lakukan saat ngetik blog ini baru setengah jalan, ndak papa sekalian cari sambungan inspirasi) karena daripada saya bingung mau ngapain.

Ngomong-ngomong, kemaren baru saja dapet mesin cuci hehehe… mesin cuci ex-factory sih, bekas display tapi masih ada garansi. Ya sudah lah selama harga miring, awet dan tidak rewel aja ga usah pake gengsi karena cekak dana yang saya miliki. Selain itu kemaren juga saat browsing-browsing sambil diskusi dengan istri baru ngeh jika ternyata disana istilah untuk kasur seperti single, double, king de el el ukuran centimeter nya beda dengan disini. Contohnya ukuran double disini kan 200×160, nah… disana ternyata 189×135 hahaha… ini sih alamat sprei dan bed cover yang kami bawa mbleber kemana-mana karena saya minta tolong temen beliin ukuran double. Untuk yang mendekati ukuran double disini adalah ukuran queen disana yang punya centimeter 202×152, ini saya mengesampingkan tebal kasur nya ya, karena makin tebal ternyata makin mahal. Akhirnya saya tidak menggunakan istilah double single untuk cari ukuran kasur tapi langsung ke ukuran fixed nya yaitu 200×160 atau yang paling mendekati yaitu queen dengan 202×152 nya. Xixixi…. seru juga ya, tapi ga juga sih klo sampai salah beli…

Kami beruntung punya kawan-kawan yang bisa membantu disana selama proses persiapan ini, terimakasih ya… apa yang kalian lakukan sungguh meringankan dan membantu kami.

Lega deh, dari 5 point dasar utama yang saya list kan jika bisa ada dulu sebelum kami sampai disana sudah ada 4 yaitu rumah,  kulkas, rice cooker, dan mesin cuci. Tinggal beli kasur hehehe…

Untuk sisa barang selain 5 point diatas saya serahkan kepada istri saya yang nge-list, karena dia sedang berada di top-excited-conditions hahaha… senang nya melihat dia berbinar-binar dan bersemangat menyambut perjuangan baru ini.

Untuk packing barang disini sendiri pun sudah 90%. Senang nya bisa agak napas sekarang. Tinggal beresin sedikit hal-hal lain yang sudah ditulis satu per satu agar tidak lupa di hari-hari mendekati keberangkatan.

Advertisements