2,5 Bulan

Minggu kedua Juni pun selesai hari ini, waktu yang kami miliki semakin berkurang. Semakin dekat ke hari dimana kami akan memulai petualangan kami. Sedangkan persiapan masih amburadul OMG…

Beberapa waktu lalu ada sebuah percakapan yang cukup “tidak” menarik untuk saya. Dimulai dari ada kawan iseng yang membahas tentang keputusan saya meninggalkan semua yang ada disini untuk mengejar impian saya. Yang kemudian berlanjut pada sebuah judgement yang kok rasa nya kurang nyaman di saya.

Judgement itu mengarah ke rumah saya disini yang dibilang kecil (maklum hanya 4 kali 15 dua lantai). Bukan apa-apa sih, tapi saya (kami tepatnya) membeli dan membangun rumah ini tanpa mengharapkan adanya warisan sepeser pun dari orang tua kami. Memang kami ada menggunakan uang orang tua istri saya waktu itu, tapi kami pun sudah melunasinya dan akan melunasinya sampai tuntas. Jadi bisa dibilang rumah ini walaupun kecil merupakan hasil keringat kami, dari kedua tangan kami yang belum tentu sanggup dilakukan oleh orang lain.

Tanpa bermaksud menyombongkan diri ya… tapi jika kalian memiliki rumah besar apalagi mewah hasil pemberian orang tua, saya rasa tidak ada yang perlu di sombong kan. Semua juga bisa kalau dikasih. Apalagi memiliki ekonomi yang mapan karena warisan dan bantuan orang tua kalian untuk buka usaha atau apapun, itu juga tidak perlu disombongkan, karena jika sudah dibantu begitu masih tidak bisa sih namanya kalian IDIOT (sorry jika terkesan kasar, ini ditujukan untuk orang-orang belagu saja kok).

Saya tidak respect dengan tipe-tipe orang seperti itu, saya lebih respect kepada orang-orang yang mau berjuang dengan kemampuan dia sendiri, berusaha mewujudkan impian dia dan tidak menyerah terlepas dari asal modal yang dia dapatkan. Tentunya yang terakhir ya jangan tinggi hati.

Rumah kami memang kecil, tidak mewah. Mobil kami bukan mobil mahal, harta kami tidak banyak, tapi itu semua hasil kedua tangan kami, hasil keringat kami, jadi tolong jangan dibandingkan dengan kehebatan kalian yang wah dan merendahkan kami karena untuk mencapai yang kami capai itu tidak mudah tanpa warisan sepeser pun dari bapak emak mu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s