Tags

,

Kami sedang semangat-semangat nya melakukan persiapan. Walaupun di sela-sela ke mumet an ini saya mendapatkan lagi istilah “lu memang gila bro. Salut dengan langkah lu” dari beberapa orang.

Saya tidak akan membahas lagi kegilaan saya dalam mengejar impian saya ini hanya dengan sedikit nyali yang saya miliki. Bosen kan…

Masalah finansial yang sudah kami utak utik dengan berbagai jurus dan gaya yang hasilnya… tetep mepet untuk disana hikss… tapi kami tetap yakin pasti bisa survive, kok bisa? Iya donk… karena kami membawa dan berpegang pada iman kami saat melangkah, demi mewujudkan impian kami untuk kedua anak-anak kami, kami harus bernyali (walaupun sedikit).

Lanjut ke menyusun list apa saja yang harus kami lakukan pertama disana dsb, yang lanjut lagi ke list kapan kami harus menutup Credit Card, Internet rumah, dan nomor pasca bayar kami.

Belum lagi membuat reminder untuk meminta list imunisasi kedua anak kami dalam bahasa inggris. Mulai mencari lokasi mana saja yang (kira-kira) sesuai menurut kami, yaa… walaupun hanya menggunakan street view dan feeling hehehe…

Lanjut kepada cari mencari informasi seputar bagaimana apply SIM disana, paket simcard apa saja yang tersedia, sampai lowongan pekerjaan apa saja yang sesuai jika dilihat dari job description nya (mumpung internet rumah masih konek dan unlimited).

Belum lagi list yang lainnya yang seakan-akan ikut bersemangat dengan terus beranak pinak menambah beban pikiran kami.

Semua ini membuat kami bersemangat, sampai kadang saya ga bisa tidur nyenyak sangking (wis… jowone metu kan…) semangat nya atau pusing nya (entahlah).

Terlepas dari apa yang akan kami hadapi disana, kami bersyukur dan berterimakasih sudah dibukakan jalan oleh Nya. Yang kami butuhkan saat ini hanya tetap percaya dan tidak menyerah. Tetap berusaha dan tidak bergengsi-gengsian. Tetap menatap kedepan dan selalu bangkit untuk setiap kerikil yang menjatuhkan.

Hidup memang tidak mudah kawan. Apakah kita akan diam saja jika di segala sisi sama saja tidak mudahnya? Saya tidak, saya memilih untuk mengejar apa yang saya impikan daripada duduk manis didalam zona nyaman yang belum tentu selalu nyaman.

Advertisements