Tags

Beberapa waktu lalu, sepatu kulit yang saya beli saat Natal 2 tahun lalu (karena lagi diskon gede hehehe…) mulai mengelupas kulit nya. Itu sepatu sudah pernah mangap sebelum nya yang langsung saya bawa ke tukang sol sepatu untuk dijahit agar kuat. Ehh… sekarang dia mau ganti kulit (kaya uler aja hehehe…).

Karena sepatu itu sudah sangat sangat pas di kaki dan sudah nyaman sekali dipakai walaupun sudah cecel bocel, akhirnya membuat saya berfikir bagaimana mempertahankan fungsi si sepatu tanpa terlihat butut nya, yang akhirnya membuat saya melirik fenomena batu akik yang sedang membuat tua muda demam saat ini.

Lah… apa hubungannya? Gini, karena adanya fenomena batu akik, hal ini membuat saya berfikir kenapa tidak saya gosok saja ini sepatu, iya saya gosok, macam gosok batu akik hahaha…. siapa tau… siapa tau loh ya… dapet batu akik beneran hahaha…. (becanda dink).

Tapi beneran saya gosok ini sepatu, sampai akhirnya… dia berubah menjadi sepatu… kain !

Hahaha…. sepatu kulit pun berubah menjadi sepatu kain. Memang, penampilannya tidak segagah saat masih berkulit dan kinclong, tapi dia tetap tidak kehilangan sentuhan nyaman di kaki saya sang penggunanya, yang membuat saya makin jatuh cinta untuk memakainya terus. Sebuah perubahan dari sepasang sepatu yang (mungkin) sudah kehilangan nilai ekonomis nya tapi masih memiliki nilai fungsional nya setelah melalui sebuah proses yang disebut perubahan.

Sepatu ini mengajarkan sebuah nilai kepada saya, yaitu beranilah mengambil langkah perubahan jika hal itu bisa memberikan kesempatan untuk menjadi lebih baik. Memang, proses perubahan itu tidak nyaman, bahkan kadang sangat tidak nyaman (bayangkan saja sudah meninggalkan zona nyamam ditambah tidak nyaman, akan membuat makin tidak nyaman kan?) Akan tetapi proses inilah yang membuat kita maju, menjadi lebih baik dan dewasa (selama kita tidak menyerah pada proses nya).

Terimakasih sepatu, atas pelajaran berharga ini. Kita boleh kehilangan nilai ekonomis (yang suatu saat akan kita alami saat sudah melewati usia produktif) tapi kita masih bisa mempertahankan nilai fungsional kita agar tetap bisa berguna bagi mereka yang ada disekitar kita.

Semoga… saya mampu tetap mempertahankan nilai fungsional saat tiba waktunya.

Dan…. inilah sepatu nya…

image

🙂 🙂 🙂

Advertisements