Tags

Setiap pagi, saat saya sedang menjemur anak-anak saya saat mereka masih kecil, yang sekarang sedang saya lakukan pada anak kedua saya membuat saya memiliki kesempatan untuk melihat sebuah ekspresi yang tidak bisa ditukar dengan apapun, yang membuat saya ingin melakukan apapun untuk bisa mengalami nya.

Saya, sangat suka mengamati wajah lugu nan polos anak saya setiap saya menjemur mereka. Wajah nya yang sangat tenang tertidur pulas dalam pelukan bapak nya walaupun badan nya sedang di hadapan kan pada panas mentari pagi demi pertumbuhan tulang dan tidak menjadi kuning.

Wajah polos itu, terkadang suka tersenyum, tertawa, maupun sedih bahkan sampai menangis sendiri. Kata orang “dia sedang mimpi” hehehe… walaupun saya pernah membaca jika itu karena sebuah proses dalam otak nya yang njelimet jika di jelaskan dalam kalimat-kalimat baku melalui bahasa dewa kedokteran dan sains, saya permudah dengan kalimat “sedang maen dengan ari-ari nya”.

Ekspresi selama tidur itu yang membuat saya sangat bersyukur karena telah menjadi seorang bapak yang memiliki kesempatan untuk mengalami nya. Sebuah ekspresi kepolosan dan keluguan karena kebelum-tahuan tentang dunia yang keras ini, yang semakin menjadi setiap detik nya.

Sebuah ekspresi yang menggambarkan keagungan dan kebesaran Tuhan.

Selamat Paskah kawan.

Advertisements