Tags

Happy New Year 2015, di hari pertama ini tiba-tiba terbersit keinginan untuk posting mengenai CCIE setelah beberapa lama lebih banyak menulis tentang perjalanan saya mengejar impian saya yang paling liar dan ambisius.

Tidak terasa sudah 5 tahun 10 bulan menjadi seorang CCIE di dunia kerja, ada hal-hal menyenangkan ada juga yang mengesalkan. Saya tidak akan mengurai apa itu yang menyenangkan dan apa itu yang mengesalkan, tapi saya akan lebih ke arah apakah sertifikasi itu masih penting sekarang.

Perkembangan dunia IT Networking ke arah SDN (oke, lebih mudah nya adalah software base) membuat semua Network Engineer di seluruh dunia harus mulai berbenah. Mereka satu per satu (termasuk saya) mulai mencari tahu apa gerangan SDN ini.

Selama beberapa tahun terakhir, khusus nya beberapa bulan terakhir setelah saya mencoba untuk membaca mengenai SDN, NVF, Phyton Programming dkk. Saya menarik satu kesimpulan, Sertifikasi masih penting TAPI… tidak sepenting dahulu (dengan catatan sertifikasi yang sudah memiliki pengalaman dan jam terbang yang sama kuat nya).

Dulu, sertifikasi yang didukung oleh pengalaman yang bagus bisa membuat kita menaikan nilai dan daya tawar saat akan bekerja. Gaya CISCO yang menuntut partner mereka harus memiliki tenaga ahli secara tidak langsung mendorong cara bisnis ke arah Harus punya sertifikasi untuk engineer, konsultan dsb. yang mana hal ini membuat orang-orang yang memiliki pengalaman tanpa sertifikasi tidak memiliki posisi yang lebih baik dari orang-orang yang memiliki sertifikasi tanpa pengalaman.

Maaf jika ada yang berseberangan, tapi dalam pendangan saya (dari sisi kesempatan tanpa melibatkan yang pengalaman dan tersertifikasi), rata-rata perusahaan di Indonesia lebih ingin mengambil sertifikasi nya dulu karena mereka beranggapan pengalaman bisa didapatkan kemudian saat sudah bekerja. Lalu bagaimana jika mereka-mereka ini tidak bisa menyelesaikan permasalahan di lapangan? perusahaan tentunya sekali lagi tetap memiliki jajaran team ahli yang siap memberikan mentoring hehehe… 🙂

Sekarang dan akan datang, saya tidak melihat sertifikasi memiliki kekuatan yang seperti dulu lagi. Tetap penting, karena kita harus bisa mengerti dasar dari semua ilmu beserta turunan-turunan nya, tapi… tidak cukup hanya dengan dikawinkan kepada pengalaman yang kita miliki.

Jika ingin bertahan, kita harus mau ber-transformasi kearah (saya sebut) setengah-setengah. Setengah software engineer/ programming engineer dan setengah network engineer, dengan melakukan kombinasi kedua hal itu dengan pengalaman maka daya tawar akan tetap (atau bahkan mungkin lebih) kuat dari dulu.

ATAU, bertransformasi ke arah solution/ pre sales/ designer, dan mulai mengembangkan kemampuan teknikal yang kita miliki ke dalam solusi yang sesuai dengan bisnis dan kebutuhan customer.

ATAU, bertransformasi ke arah management, dimana kita belajar me-manage sebuah team atau strategy dari perusahaan agar bisa ke arah yang lebih baik.

ATAU jadilah network engineer di level tertinggi, di level dimana kita mengetahui seluk beluk detail dan perkembangan setiap jejak teknology nya sampai ke akar-akar nya, hal itu akan membuat kita menjadi Top Level Engineer.

ATAU, jadilah entrepreneur. Memiliki perusahaan sendiri dan membuka lapangan kerja baru bagi orang lain.

Semua ini hanya pemikiran saya.

Sekali lagi Selamat Tahun Baru 2015, semoga kedepannya ktia semua menjadi lebih baik lagi.

Dan, semoga impian saya yang tinggal sejengkal lagi bisa tercapai.

Advertisements