Tags

,

Sedikit lagi, Desember akan datang. Kita akan masuk ke bulan Desember, bulan penuh makna buat saya.

Jika melihat kebelakang dan menelaah apa yang sudah terjadi, saya sangat bersyukur bisa berada di titik saat ini, semua pencapaian yang sudah diraih membuat saya bertanya-tanya sebesar apakah Tuhan itu? Sungguh sangat luar biasa… luar biasa… jika Tuhan sudah berkehendak, tidak ada 1 kalkulator di dunia ini yang sanggup melakukan kalkulasi mengenai hal ini, bahkan saya pun tidak pernah membayangkan akan berada di titik sejauh dan setinggi ini sekarang.

Saya masih ada 1 harapan yang ingin saya kejar dalam waktu dekat ini, yaitu bisa membawa keluarga dan anak-anak saya ketempat dimana udara dan air lebih bersih, lingkungan yang lebih teratur, pendidikan yang lebih baik dan layanan kesehatan yang lebih memihak pasien.

Saya pun mengerti, untuk mewujudkan harapan yang 1 ini membuat saya harus memilih antara sebuah kenyamanan atau mengulang seluruh perjuangan, yang membuat saya harus mau meninggalkan segala yang sudah saya raih saat ini untuk membangun segala sesuatu nya di tempat yang sangat baru dan tanpa jaminan berhasil tersebut.

Saya mengerti, jika saya memang mengambil jalan yang beresiko, jika saya agak (mungkin sangat) GILA.

Tapi saya meyakini, jika sebuah anak panah ingin dilepaskan sampai jauh, maka hanya ditarik kebelakang lah satu-satu nya jalan. Hidup, tidak akan pernah maju secara significant jika kita tidak pernah berani untuk berhenti sejenak dan mau mundur satu dua langkah untuk mencapai langkah ke seratus.

Semua itu, hanya kembali kepada 1 hal, mampukah kita mengalahkan diri kita sendiri yang sudah begitu terbentuk oleh kenyamanan yang sekarang memanjakan kita.

Selamat datang Desember, semoga apa yang menjadi harapan saya bisa terwujud nanti, dan segala sesuatu nya dilancarkan oleh-Nya.

Advertisements