Tags

,

Hari ini, sudah sah kami memiliki rumah permanen, akhirnya… saya bisa menuaikan salah satu tugas saya sebagai suami dan bapak, yaitu memberikan tempat tinggal permanen untuk istri dan anak saya, keluarga saya.

Rumah ini, tidak besar, tidak juga terlalu kecil, model simple dan compact, hanya 60 meter persegi, 2 lantai. Tapi, perjuangan kami untuk bisa memiliki rumah ini penuh dengan cerita, ini adalah rumah Pertama kami yang kami beli dan dapatkan dengan pendapatan yang kami hasilnya sendiri, dan kami sangat bersyukur akan hal itu.

Sekarang, kami mulai memindahkan prioritas kami ke hal lain, karena kami sudah bebas hutang (kecuali kartu kredit yang masih kami gunakan) sehingga langkah untuk menuju tempat untuk meraih impian kami akan lebih mudah dan ringan dengan tidak meninggalkan beban disini. Hal inilah, yang terkadang saya sangat bersyukur tidak jadi memperoleh kesempatan kesana 4 tahun lalu, saat kami masih memiliki cicilan rumah dan mobil disini, dan jujur saya baru menyadari jika rencana Tuhan sedemikian besar dan tepat nya untuk kami, SEKARANG. Fana nya diri saya masih mempertanyakan keputusan-Nya dan rencana-Nya saat 4 tahun lalu Dia menggagalkan langkah saya.

Lega, perasaan lega ini tidak terkatakan, sekarang kami harus menabung lagi untuk menyambut anggota keluarga kami yang baru, yang diprediksi akan lahir bulan Maret tahun depan. Setelah itu, kami akan melanjutkan Medical Check Up istri saya agar proses aplikasi kami bisa dilanjutkan kembali.

Dan, tentunya, harapan kami aplikasi ini bisa berhasil, setelah semua perjuangan yang sudah kami lakukan untuk mendapatkan nya selama 4 tahun ini, sebuah perjuangan yang tidak mudah, sangat tidak mudah dan penuh campur tangan Tuhan didalamnya.

Dan, tentunya, harapan kami pun bisa mewujudkan impian kami saat sudah bisa kesana, walaupun hal itu diraih dengan sedikit (banyak) komponen ke-GILA-an didalamnya, karena meninggalkan segalanya yang sudah mapan untuk mengejar sesuatu di tempat/ kota yang bahkan belum pernah kami kunjungi sebelumnya, demi mengejar cita-cita kami memberikan pendidikan terbaik (dalam versi kami) yang bisa kami berikan kepada anak-anak, tanpa mengurangi waktu yang berkualitas untuk mereka, dalam menjalankan peran kami sebagai orang tua.

Advertisements