“Almost” Final Step

Akhirnya SKCK sudah di submit, untung sebelum ke Polda Metrojaya sempetin search dulu persyaratannya, hampir saja kelupaan bawa fotocopy passport dan foto berwarna 4×6 sebanyak 5 lembar.

Yang membuat gue surprise adalah, ternyata membuat SKCK tidak sehoror dan ribet yang gue bayangkan. Tadinya step wani piro yang berjenjang sudah ada di kepala, haduh bakal ribet dan panjang nih…
Eh, ternyata Pak Polisi nya baik banget dan sangat melayani, 20 menit SKCK jadi dengan rapi tanpa harus pakai pelicin, cukup bayar Rp. 10.000 untuk masing-masing nama, berarti gue bayar Rp. 20.000 untuk SKCK gue dan istri. Untuk SKCK untuk visa luar negeri harus diurus di Polda.

Hari ini baru saja melakukan medical check up untuk gue beserta istri dan anak pertama gue yang baru 2,5 tahun. Tadinya sudah khawatir si kecil bakal di x-ray dan di ambil darahnya seperti gue, eh… ternyata cuma diperiksa oleh dokter saja seperti biasa tanpa x-ray dan diambil darahnya.

Hanya saja karena istri sedang mengandung, maka ada tambahan cek Hepatitis B, dan x-ray nya ditunda sampai dia selesai melahirkan. Dimana ini artinya visa gue juga akan ditunda proses nya sampai istri sudah bisa x-ray.

Karena baik dokter kandungan maupun yang melakukan medical check up dan pihak imigrasi juga tidak merekomendasikan x-ray dilakukan sekarang, ya sudah gue nurut sama mereka demi kebaikan istri dan baby yang dikandung nya. Toh, visa proses nya di tunda bukan di batalin. Lebih lambat 3 – 4 bulan kesana tidak masalah seharusnya karena kondisi istri yang sedang hamil ini.

Jika semua medical check up lolos dan tidak ada masalah, maka tiket kami untuk mulai bergerak mengejar impian kami untuk membesarkan anak-anak di tempat yang lebih memiliki nilai kehidupan dan memiliki pendidikan yang lebih baik (menurut kami) akan terwujud.

Semoga kami diijinkan oleh-Nya dan diberkati langkah nya menuju kesana.

Sekarang, prioritas kami mulai diarahkan ke masalah KPR kami yang harus kami bereskan sebelum kesana, dan setelah itu kami akan konsentrasi ke persalinan istri, sebelum konsentrasi lagi ke impian liar gue ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s