Tags

,

Prihatin… itulah yang saya rasakan saat melihat, mendengar, dan bertemu dengan orang-orang yang mengandalkan atau menganggap uang adalah segalanya dalam membuat sebuah tolok ukur mengenai kesuksesan dan bisa membeli kebahagiaan.

Dalam perjalanan hidup saya selama 34 tahun ini, jatuh bangun yang harus saya lalui sudah tidak terhitung, manisnya hidup maupun perihnya sebuah keadaan sudah pernah saya rasakan. Dari semua itu saya mengambil sebuah kesimpulan jika memang hidup butuh uang akan tetapi uang saja tidak bisa membuat hidup bisa sukses apalagi sampai bahagia.

Mukjizat dan karya Tuhan terhadap hidup saya sudah tidak bisa dihitung dan dijabarkan lagi, sebuah kalkulator manusia tidak akan pernah sanggup mengeluarkan angka perhitungannya. Hidup saya sungguh dipenuhi oleh berkat dan rahmat dari Nya yang sampai saat ini masih belum mampu saya gambarkan secara nyata agar bisa dijelaskan maupun digambarkan melalui kata-kata maupun sejenisnya. Karya Tuhan sungguh hidup dan saya sangat bersyukur telah terpilih untuk bisa melihat dan merasakannya dalam hidup saya setelah semua proses yang telah saya lalui selama ini.

Mereka yang masih melihat uang sebagai sebuah ukuran sejatinya tidak mengerti jika orang kaya belum tentu sukses dan bahagia begitu juga sebaliknya orang sukses dan bahagia belum tentu orang kaya.

Arti sesungguh nya dari sebuah kesuksesan dan kebahagiaan hanya bisa kita lihat dan rasakan saat kita sudah bisa menjaga jarak kita dari materi yang menyilaukan mata, karena saat itulah sebuah ucapan dan sebuah perasaan syukur mampu dipanjatkan.

Sukses itu tidak memiliki ukuran, ukuran sebuah kesuksesan hanya bisa dirasakan oleh orang yang menjalani. Begitu juga ukuran sebuah kebahagiaan. Ironinya, kedua hal ini bagaikan waktu dan kesehatan yang tidak bisa dibeli dengan uang atau materi, hanya bisa didapatkan dengan dijaga dan diperjuangkan.

Uang bisa membelikan kita rumah tapi bukan sebuah keluarga dalam arti sesungguhnya, uang bisa membelikan kita jam tapi bukan waktu, uang pun bisa membelikan kita sebuah pengobatan tapi bukan kesehatan dan kebahagiaan.

Kita boleh merasa membutuhkan uang tapi jangan sampai menjadi budak uang, apalagi menggunakan uang untuk memperbudak atau merendahkan orang lain.

Uang tidak hanya ‘bukan segalanya’ dalam hidup di dunia, tapi uang hanya salah satu pelengkap dalam mengejar sebuah kesuksesan dan kebahagiaan.

Advertisements