Percayakah kamu dengan Mukjizat?

Hari ini, tepat tanggal 8 Juni 2014, aplikasi saya untuk PR sudah di Lodge (submit), setelah tahun-tahun yang melelahkan dari 2010 dalam mempersiapkan segala sesuatunya, akhir nya sampai juga di step terakhir ini.

Sekedar mengulang sesuatu yang mungkin sudah terlalu sering diulang, percayakah kamu dengan mukjizat?

Jika saya, ya saya percaya, saya percaya sekali… seperti yang terjadi saat ini, disaat semua pintu serasa akan tertutup karena ujian IELTS saya yang sudah berkali-kali tetap gagal mendapatkan point 7 di setiap section nya agar bisa memenuhi point untuk melanjutkan ke aplikasi PR, tiba-tiba datang sebuah tawaran sponsor dari salah satu perusahaan di Australia yang bagaikan petir di siang bolong. Sesaat… yang terpikir dalam otak saya adalah “Ya Tuhanku, inikah jawaban atas doa ku?”

Saya pun mulai mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan nominasi ini, yang jujur saja masih tidak percaya jika step ini bisa berhasil. Sambil terus berdoa minta jalan kepada-Nya, akhirnya beberapa hari lalu hasil nya keluar dan berhasil. Oh… Tuhanku… entah harus bagaimana saya bersyukur dan memanjatkan doa untuk menggambarkan betapa bahagia dan bersyukur nya saya atas hasil ini.

Kemudian, hari ini, saya mulai memasukan aplikasi PR saya melalui jalur employee nomination. Jika semua lancar, maka dalam 6 bulan saya sudah bisa mendapatkan hasil nya, atau paling lama 8 bulan. Saat ini, saya hanya bisa berharap jika mukjizat masih bisa terjadi lagi bagi saya dan keluarga saya, bisa mendapatkan visa PR ini.

Saya percaya, jika memang sudah waktunya maka akan terjadi sesuai kehendak Nya, jika memang sudah jalannya maka akan terjadi sesuai rencana Nya.

Apapun itu, saat ini saya tinggal bersabar, menunggu invitation untuk health check dan mengurus SKCK. Semoga semua dilancarkan kembali agar saya bisa mulai mempersiapkan segala sesuatu nya untuk memulai sebuah perjuangan guna meraih impian saya yang paling liar dan ambisius ini.

Hal lain yang sangat saya syukuri adalah dukungan dari istri saya, dan keluarga kami. Dukungan moral tersebut, lebih dari apapun untuk meringankan langkah kami menggapai impian kami, terlebih untuk anak-anak kami kelak.

Kami memiliki impian yang agak berbeda dengan kebanyakan orang lain, disaat orang lain banyak yang mulai mempersiapkan impian mereka untuk menguliahkan anak di luar negeri, kami memulai impian dengan lebih cepat dan lebih ambisius, yaitu menyekolahkan anak-anak kami disana dari dasar, sehingga tidak ada cara lain selain kami harus move kesana dari sekarang, sebelum anak-anak kami memulai sekolah mereka.

Disamping itu, kami pun punya impian untuk mencari tempat yang lebih baik untuk membesarkan mereka, tidak bermaksud menjelekan, akan tetapi kota ini (Jakarta) buat kami sudah tidak memiliki value of live lagi, tidak ada lagi nilai kehidupan yang bisa dikejar disini, waktu yang hilang karena macet, udara yang terpolusi, air yang tercemar limbah, belum keadaan yang lainnya seperti kasus sodomi, tawuran, dll membuat kami berpikir… akankah kami membesarkan anak disini? oh tentu tidak selama kami punya pilihan.

Mengapa tidak diluar Jakarta? Ya… pertanyaan yang bagus, kebetulan profesi saya tidak begitu laku di luar Jakarta, itulah mengapa saya dan istri memutuskan, jika memang harus move, sekalian ke tempat yang benar-benar lebih baik, yang bisa memberikan pendidikan berkualitas walaupun gratis, kesehatan yang lebih baik walaupun gratis, dan lingkungan yang lebih baik walaupun harus menyesuaikan budaya.

Sekarang, kami hanya berharap, agar langkah terakhir ini bisa memberikan hasil yang baik, yang sesuai harapan kami, tiket dan kunci kami untuk menuju tempat dimana kami bisa berjuang meraih impian ter-liar dan ter-ambisius kami, demi anak-anak kami.

Bantulah kami Tuhanku…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s