Sebuah Ke”bebas”an

Suatu hari ada seorang kawan bertanya kepada saya, “Jo, apa menurut lu yang paling berharga dalam hidup ini?”

Hemm… setelah terdiam sekian lama, saya jawab dengan mantap “kebebasan!”

Kawan ku itu cukup lama mencerna jawaban ku, lalu dia bertanya “kebebasan? Bukan nyawa? Atau keluarga? Atau anak? Atau uang? Kenapa kebebasan?”

Tanpa sebuah kebebasan apakah kita bisa tenang memiliki sebuah keluarga? Tanpa sebuah kebebasan apakah kita bisa tenang melihat anak kita tumbuh?
Tanpa sebuah kebebasan, apakah uang ada artinya?

Dia pun terdiam dan pelan-pelan mulai mengangguk.

Impian terbesar saya adalah bisa bebas dari 3 hal yang selalu saya singgung disini. Bukan berarti saya terlalu takut untuk menghadapi nya, akan tetapi saya ingin menggunakan waktu saya yang harus habis untuk menyikapi ketiga hal tersebut ke hal lain yang lebih berguna dan lebih bermanfaat dalam hidup saya, seperti contoh nya mengejar impian sederhana saya.

Terlepas dari apapun, sebuah kebebasan adalah hal tertinggi yang akan saya kejar terus saat ini dan tentunya saat akan datang juga. Pernahkah terpikir, mengapa begitu banyak darah yang tumpah di bumi yang mulai menua ini hanya untuk mengejar 1 kata “merdeka” atau bebas? Karena hal itulah yang paling berharga dalam hidup manusia, karena hal itulah yang mendasari hal-hal lain agar dapat terwujud.

Saya menyukai kebebasan. Tentunya kebebasan disini adalah yang bersifat positif dan terkontrol.

2 minggu lagi jika memang sesuai jadwal, hasil step ke 2 saya akan keluar. Saya hanya berharap agar bisa diberikan jalan untuk mengejar kebebasan yang saya cari dan mewujudkan impian sederhana saya.

Orang bilang, hidup tanpa impian bukanlah hidup yang bermakna begitu juga hidup hanya bermimpi pun bukan hidup yang berwarna.

Yang paling penting bukan setinggi apa mimpi kita, akan tetapi seberani apa kita melangkah mengejar apapun mimpi yang sudah kita susun.

Orang sukses belum tentu memiliki kehidupan yang kaya, orang kaya pun belum tentu memiliki kehidupan yang sukses. Bagi saya, sukses itu adalah berhasil meraih impian kita.

Impian sederhana saya sedang mulai saya rajut, dimana jujur saya tidak mengetahui apakah hasilnya akan berhasil atau kecewa, tidak peduli apapun hasilnya yang penting saya harus berani melangkah dulu, harus berani keluar dari zona nyaman saya dulu.

Lalu apa impian tidak sederhana saya?

Impian ambisius saya adalah, saya ingin melihat anak-anak saya lulus dari universitas yang terbaik bagi mereka di tempat tujuan saya nanti. Saya ingin melihat mereka menjadi sarjana di tempat rantau saya nanti.

Itu impian saya. Bagaimana dengan Anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s