Step 2 dimulai

Akhirnya, Thanks GOD!!! Hahaha… senang nya saat mengetahui jika step ke 2 saya sudah dimulai.

Semoga step ke 2 ini lancar dan memberikan hasil terbaik, agar saya bisa melanjutkan ke step ke 3 untuk meraih impian saya yang saya rasa paling ambisius dan tinggi sampai saat ini.

Ada satu hal yang saya tidak pernah mengerti, kenapa manusia sangat suka mencelakakan orang lain, atau berpura-pura perhatian akan tetapi menusuk dari belakang, atau merasa dirinya paling superior, atau bermain sangat aman sampai berusaha menyingkirkan beberapa orang di sekeliling nya. Ya, it’s happens.

Saat mendengar Malaysia Airlines hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing, tiba-tiba perasaan kecil dan tidak berdaya di hadapan Tuhan mengalir deras dalam pembuluh darah saya. Dari situ saya merenung, kematian bisa datang kapan saja, bisa dengan peringatan bisa tanpa peringatan, lalu untuk apa kita berbuat jahat? berbuat baik sebanyak mungkin pun belum tentu bisa menyelamatkan kita dari api neraka, apalagi di tambah dengan berbuat jahat yang sudah menjadi perilaku dasar kita sebagai orang berdosa.

Setiap kali saya merasa, merasa loh ya… di perlakukan kurang etis, atau kurang baik, atau akan di celakai, yang saya lakukan sederhana, saya berdoa agar orang-orang tersebut disadarkan jika hidup itu singkat dan fana, saat Tuhan berkata selesai maka segala sesuatu yang kalian lakukan dan usahakan juga akan selesai detik itu juga.

Saya selalu percaya karma, so… wait for your karma.

Ahh… peduli amat lah dengan orang-orang tersebut, saya selalu percaya jika saya tidak akan mati atau tidak memiliki penghasilan saat harus pergi dari kehidupan sekarang. Saya memiliki nilai-nilai positif dan skill yang lumayan, saya selalu percaya jika akan ada tempat dimana bisa memberdayakan apa yang saya miliki.

Pusing jika ada di tempat yang punya banyak raja kecil, banyak raja nge-les, banyak spot abu-abu, dan banyak ketidakjelasan. Dan, ke idealisan saya ternyata sangat bodoh dan tolol karena hal tersebut secara tidak langsung mengikis saya sedikit demi sedikit tanpa saya sadari. Jadi sekarang apa yang harus dilakukan adalah mencari jalan keluar secepat mungkin agar nilai-nilai positif dan baik ini tidak habis.

Nah… jadi ngelantur kan hahaha… bottom line is I want quit from this environment.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s