Wealth or Freedom or Both ?

2 minggu lalu dapat kabar jika hasil dari ACS belum keluar, dan harus menunggu lagi kurang lebih 3 minggu, wahh… deg.. deg… serr… terus kalau begini haha… tapi ga papa deh, semua demi meraih sebuah impian dan tujuan yang lebih baik untuk masa depan anak-anak dan keluarga.

Tidak sedikit yang “bego2” in saya saat tahu akan meninggalkan semua yang sudah saya punya saat ini untuk mengejar sebuah impian yang bahkan jelas saja tidak haha…

Ya, memang, saya tidak mengingkari jika saya sendiri pun beberapa kali merasa bimbang, takut, dan ragu. Bagaimana tidak, sekarang saya tinggal melanjutkan apa yang sudah saya raih dengan sangat susah payah (seperti yang pernah saya sharing nya di posting sebelum nya), tapi saya memilih untuk meninggalkan semua ini untuk mengejar sebuah impian yang sebetulnya buat saya sendiri pun masih fifty – fifty.

But, I am not seeking wealth, I am seeking freedom and if I could get both of them it’s will be very nice and awesome.

Ya, tujuan utama saya untuk meninggalkan semua kenyamanan yang sekarang saya miliki karena saya ingin terbebas dari 3 hal yaitu : biaya pendidikan, biaya kesehatan, dan biaya pensiun. Memang, agama saya mengajarkan untuk tidak mengkhawatirkan hari esok, tapi bukan berarti saya harus pasrah dan menunggu hari besar tersebut tiba juga kan?

Saya tidak perlu khawatir tentang hari esok untuk beberapa hal2 tertentu dan tentunya saya harus tetap berusaha agar saat hari besar tersebut tiba saya sudah siap secara jiwa, raga, dan mental.

Itulah mengapa saya sekarang berusaha untuk keluar dari zona nyaman saya untuk meraih apa yang selalu menjadi impian saya (dan sekarang impian untuk anak saya) yaitu mengenyam pendidikan di luar negeri, saya tidak bilang pendidikan di Indonesia jelek, disini tidak jelek, hanya saja bukan yang terbaik dan bukan yang bisa saya terima cara didik nya. Jika saya diberikan kesempatan untuk mendapatkan jalan agar bisa mendidik anak-anak saya di tempat yang saya “anggap” lebih mendidik, mengapa tidak saya ambil? apalagi dengan alasan takut melangkah.

Kegagalan karena berusaha tidak lebih menyakitkan daripada kegagalan karena tidak mencoba sama sekali.

So, once again I am not seeking wealth but I am seeking freedom. Hope God Bless Us. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s