After 4 years

26 September…

26 September, hari jadi kami sebagai suami istri, sebuah petualangan baru dimulai pada tanggal tersebut… 4 tahun lalu :).

Saat saya mencoba mengingat, apa yang terjadi 7 tahun sebelum nya saat kami masih ABG dan TopMarkotop hehehe…, 5 September 2002 (hari jadian kami) dimana hari serasa paling indah saat itu hahaha…, saya agak merinding sebetulnya. Why… karena sering terlintas di kepala saya, dan sering saya merasa sangat tidak mengerti sebetulnya, apa sih yang dilihat dia (mantan pacar [istri] saya –red) dari saya sehingga mau saya ajak pacaran dan akhir nya mau menunggu (dalam ketidakjelasan yang sangat tidak jelas) untuk saya nikahi…

Jika melihat apa yang saya miliki saat itu, saat saya sedang dalam garis terbawah dalam hidup saya, saya sendiri tidak yakin mampu makan cukup untuk diri sendiri apalagi nafkahi orang lain. Apalagi mimpi untuk menikahi pacar saya saat itu.

Akan tetapi, sekali lagi, Tuhan berkarya atas hamba-Nya sesuai cara-Nya yang Maha besar, dan jujur saja saya sampai sekarang pun tetap tidak mengerti, kenapa ya dia tetap yakin untuk bersama saya saat itu. Walaupun, sekarang saya sudah menjadi lebih baik, dan menjadi lebih mapan, bisa menafkahi dia, bisa membuat dia hidup layak, saya tetap merasa keputusan mantan pacar (istri) saya itu sangat berani.

Apapun itu, 11 tahun sudah berlalu, dan menjadi kenangan yang indah diantara kami, cerita seru saya bersama dia, dari proses pacaran yang selalu bergantung pada dompet dia, nonton pun dibayarin dia, sampai makan pun dia yang bayar (kecuali makan di warteg hahaha…) dimana hal itu akhir nya membuat saya berjuang dengan keras dan kuat, agar bisa membalas semua kebaikan dia, kesetiaan dia, agar bisa menjaga dia, membuat dia hidup layak jika benar” menjadi istri saya, membuat saya mengerti 1 hal, jika… kami sama” mau berusaha, untuk orang yang kami sayang dan cintai, dan proses ini harus berjalan saling melengkapi, kami pasti bisa menari dalam badai untuk akhirnya menikmati pelangi setelah nya bersama-sama.

Sekarang, saya cuma berharap… kami bisa diberikan kesehatan, umur yang panjang, dan rejeki yang berlimpah, agar bisa melanjutkan perjalanan baru ini, sebagai sepasang suami istri, yang saling melengkapi, saling menekan ego, saling merendahkan hati, saling memaafkan, dan saling mengerti sampai akhir hayat.

Terimakasih istri ku, untuk mau mencintai dan menerima diri ku yang banyak kekurangan ini (begitu juga dengan kelebihan hahaha…), untuk mau menjadi Ibu (Full time mommy) bagi anak” kita walaupun hal tersebut (saya tahu) sangat sulit sekali, untuk mau menjaga keadaan rumah tetap bersih dan nyaman, untuk mau bahu-membahu dan mendukung setiap langkah yang akan kita ambil untuk keadaan yang kita harapkan bisa lebih baik bagi keluarga kita.

Dan… maaf kan kesalahan” yang sudah saya buat selama ini, dan membuat kamu menangis ya… **Hugs**

Happy Anniversary my love, I never knew why I love you because I love you without a reason.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s