Tags

Pernah suatu hari saat saya pulang kerja, sudah dalam keadaan sangat cape, kena macet ber jam-jam, load pekerjaan yang sedang tinggi-tinggi nya, begitu sampai di rumah (sudah jam 9 malem) perut lapar tidak tertahankan, langsung menuju meja makan, buka tudung saji, terlihat sepiring ayam goreng kecap yang sangat lezat.

Saat itu juga saya serbu rice cooker, saya buka, asap mengepul, hemm…. dalam hati berkata (mantap juga nih istri tercinta ku) sambil senyum-senyum. Langsung saya ambil centong, ambil nasi, perut sudah berontak-berontak minta di isi, selesai ambil nasi langsung duduk menghadap ayam kecap yang menggoda, apalagi istri ikut menemani makan malam (walaupun dia sudah makan) sambil senyum-senyum “cemas”.

Tanpa ragu langsung ku ambil 2-3 potong ayam kecap, langsung ku santap dengan nasi, hemm…. mantappp…. setelah potong kedua, kok ada rasa yang agak aneh ya…. alamak… ternyata ayam nya sebagian besar gosong hahaha…

Istri sudah senyum-senyum asem sambil tanya “masih enak ga ?”

Sambil tersenyum ku jawab “Tentu masih donk, saya seumur hidup baru pertama kali makan ayam kecap gosong, dan ini adalah yang paling enak yang pernah saya makan”

Istri ku dengan mimik muka bersalah berusaha minta maaf dan menjelaskan kenapa ayam tersebut gosong hahaha…

Lalu ku jawab “Sudah ga usah di perpanjang, kamu sudah berusaha, dan sudah berani mencoba, ini kan pertama kali kamu masak kan?”

Sambil ku abiskan seluruh ayam kecap itu dengan lahap dan ngobrol2 ceria dengan istri.

———————–

Saya bukan seorang bijaksana atau sempurna,

Sepenggal cerita diatas adalah pengalaman bulan ke 4 awal pernikahan kami, ya… sebuah pengalaman yang tidak akan pernah ku lupakan karena sikap yang ku ambil memberikan hasil yang jauh lebih memuaskan dan baik saat ini di 3 tahun perjalanan rumah tangga kami.

Saya bisa saja marah, apalagi keadaan sudah cape begitu. Akan tetapi saat itu ku berfikir, kenapa saya harus marah? ini hanya sepiring ayam kecap gosong.

Mengingat yang masak baru pertama kali mencoba, tentu… kita tidak bisa mengharapkan ayam kecap ala restoran yang datang di depan kita.

Lebih jauh dari itu semua adalah, semua kemarahan tidak akan membuat istri lebih baik, dia sudah berani untuk mencoba, sudah berani untuk menghadapi kegagalan, daripada kita memenangkan amarah, mengapa tidak kita motivasi agar kedepan nya dia bisa lebih baik.

Sekarang… saya bisa mendapatkan sepiring ayam goreng kecap tanpa bonus “gosong” setiap kali ku ingin istri memasaknya. Istri ku sudah mahir hahaha… why? because I give my trust and always encourage her to be better with love not with anger.

Di penghujung tahun ini, saya mulai mengumpulkan semua manis dan pahit, prestasi dan kegagalan, pujian dan teguran, rahmat dan cobaan. Setiap akhir tahun adalah saat dimana saya dan keluarga mulai merangkum seluruh perjalanan selama 1 tahun untuk dijadikan sebagai pembelajaran agar kami bisa menyambut tahun baru dengan lebih baik dan lebih baik lagi.

Memang… kami bukan orang berhasil, tapi kami selalu mencoba…

Yang selalu ku pegang adalah “Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua, dan berusahalah sekuat mungkin seakan-akan kesempatan kedua itu tidak akan pernah ada”

Salam…

Advertisements