Tags

Bulan ini bulan yang penuh memory, suasana setelah hujan, bau tanah yang keluar setelah tersiram air hujan, dan udara dingin yang menyentuh kulit membuat saya terbang ke ingatan 14 tahun silam.

Tahun dimana saya menunggu menyambut dan merayakan Natal dengan keluarga yang masih utuh. Tahun dimana saya masih ada di kota Tegal, duduk di beranda memperhatikan sekawanan ayam mengais tanah, kupu2 terbang di antara pohon2 bunga yang ada di pekarangan, sambil menghirup secangkir kopi ditemanin beberapa potong pisang goreng buatan mama saya, dan sambil mencapit sebatang sampoerna mild di antara jari2.

Ya, dulu hidup begitu sempurna, sampai saya tidak menyadarinya sebelum kehilangannya. Sebuah pelajaran yang sangat mendidik saya tentang penting dan berharga nya sebuah “waktu” yang kita luangkan dengan keluarga sebelum “waktu” pula yang mengambilnya dari kita.

Hahh… November sudah mulai masuk ke pertengahan, mulai mendekati lonceng Natal yang begitu megah dan membuat damai.

1 hal yang saya syukuri adalah, kesempatan yang diberikan oleh Nya sehingga saya masih memiliki “waktu” untuk keluarga yang ada sekarang. Dan, masih bisa menunggu Natal bersama-sama mereka, dan merayakan nya nanti.

Greetings Everyone. 🙂

Advertisements