Mengalahkan (Diri Sendiri)

Kadang….

Bukan hanya kadang, tetapi selalu…

Kita selalu dihadapkan pada sebuah pilihan, baik itu pilihan mudah maupun sulit.

Saya bisa saja memajukan dan memenangkan ego saya, dan… memilih jalan atau pilihan-pilihan yang membuat saya ter-puas-kan.

Puas dari segi pencapaian, karir, maupun yang lainnya.

Akan tetapi… pernah suatu hari saya termenung, apakah hidup hanya mengenai apa yang saya capai? hanya mengenai apa yang sudah saya dapatkan secara personal dan ego?

Saya rasa tidak… karena kita selalu hidup dalam keluarga, ya keluarga… sebuah komunitas yang paling kecil di dunia, yang selalu membutuhkan waktu (ya… waktu… sesuatu yang tidak bisa kita beli atau dapatkan saat sudah lewat) untuk membuat nya berarti.

Itulah mengapa, tidak semua orang bisa membunuh waktu hanya untuk mengejar keinginan-keinginan pribadi saat sudah berkeluarga.

Bukan berarti kita bisa menyalahkan, atau menunjuk siapa yang benar atau salah… tidak ada benar salah… sekali lagi, semua adalah sebuah pilihan…

Itulah mengapa, mari kita bijaksana dalam menentukan cita, dan tentunya bijaksana dalam menentukan arah agar kita selalu berada dalam keselarasan dan tidak mencapai sesuatu dengan mengorbankan yang lain terlalu besar.

Karena, orang yang berhasil mencapai segala nya akan tetapi kehilangan keluarga nya adalah orang yang paling gagal.

Salam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s