Tags

Yess… akhirnya Pilkada DKI selesai dan sementara sudah ada hasil dari quick count yang dimenangkan oleh pasangan Jokowi – Basuki (Ahok).

Saya sebagai penduduk DKI sangat sangat berharap Pak Jokowi mampu membuat DKI menjadi lebih baik dan teratur baik itu masalah macet, banjir, kesehatan, pendidikan, dan PUNGLI.

Ya, di DKI Pungli sangat kasar, saya tidak pernah bisa urus selembar surat dari kelurahan tanpa harus memberikan sejumlah mahar.  PARAH! Sayangnya saya tidak pegang bukti pembayaran tersebut (karena memang tidak akan dikasih), karena jika pegang ingin sekali saya sampaikan ke Pak Jokowi.

Mengapa saya tidak berpikir untuk menyampaikan ke Pimpinan sebelumnya? Jawaban nya simple, saya tidak respect karena hanya kebanyakan “ngomong”, “akan”, dan “rencana” doang!

Itu mengapa untuk Pilkada periode ini saya sangat berharap Pak Jokowi bisa menang, karena cerita-cerita yang saya dengar dari kawan2 di Solo sungguh membuat iri hati. Dan hal ini sudah cukup menjadi bukti jika Pak Jokowi bukan bekerja untuk Partai tapi untuk masyarakat dimana dia memimpin. Dan yang pasti Pak Jokowi berani TEGAS dan meNINDAK para koruptor dan pegawai negeri nakal.

Kawan saya di Solo saat urus KTP tidak lebih dari 2 hari dan yang paling penting adalah GRATIS. Dan sebagai informasi kawan saja adalah etnis keturunan (tidak bermaksud SARA ya). Inilah sikap melayani yang seharusnya sudah ada di kepala masing2 petugas pemerintahan tanpa memandang latar belakang, yang “sorry to say” di DKI itu tanda tanya selama ini.

Apakah DKI bisa berubah menjadi melayani masyarakat? Itu layak ditunggu apakah Pak Jokowi mampu mengubah DKI yang PUNGLI menjadi yang melayani tanpa PUNGLI, dan meRUMAHkan para koruptor dari tingkat RT – DPRD DKI.

Dan apakah macet dan banjir bisa di atasi? Saya yakin 1000% jika masalah PUNGLI dan Korupsi bisa di berantas, 2 hal ini bukan hal sulit untuk di benahi.

Salam Anti PUNGLI.

Advertisements