Tags

Sudah senin lagi, waktu tidak terasa sudah berjalan semakin cepat setiap hari. Hanya dalam kedipan mata hari demi hari lewat dan tidak kembali.

Waktu… satu dari sekian hal dalam dunia ini yang tidak bisa di kembalikan saat sudah berlalu, hal dalam dunia ini yang selalu menjadi yang di sesalkan saat sudah terlambat.

Itulah mengapa sangat penting jika kita bisa menyusun prioritas.

Tidak semua hal harus kita korbankan demi uang dan karir, itu pelajaran yang selalu saya pegang dalam hidup ini. Masih banyak hal yang lebih penting dari sekadar kursi empuk di pekerjaan dan harta menumpuk, hal-hal yang tidak bisa dibeli dengan uang dan hanya bisa digantikan oleh waktu.

Saya bukan orang yang kaya atau berlebih, tidak… saya masih utang bank untuk rumah yang saya tinggal, untuk mobil yang saya gunakan. Saya bukan juga orang yang kekurangan, tidak… saya masih bisa menabung walaupun tidak banyak, masih bisa membeli polis asuransi.

Yang membuat saya bisa berusaha menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga hanya 3 hal yang saling berkaitan, yaitu :

1. Saya sangat bersyukur dan selalu belajar bersyukur, saya sangat bersyukur untuk hidup yang saya jalani dan capai sampai saat ini, saya selalu ingat betapa beruntung nya saya pernah berada dibawah kehidupan dan pernah merasakan betapa bernilai nya uang 100 rupiah. Pengalaman hidup yang sangat pahit dan menyakitkan (mengingat sebelumnya saya tidak pernah kekurangan) setelah peninggalan Papa saya akan tetapi sangat mendidik, ya… sangat mendidik…

2. Saya merasa cukup karena mampu bersyukur, ya… seperti yang saya tulis diatas tadi, saya tidak berlebih juga tidak kekurangan. Saya menjalani hidup saya dengan cukup. Tidak semua orang mampu berkata cukup, begitupun saya… saya bisa berkata cukup dan saya pun masih belajar, belajar mempertahankan kata cukup tersebut.

3. Saya merasa bahagia karena kehidupan saya cukup dan mampu bersyukur. Saya bahagia…. ya saya bahagia… bukan harta yang saya miliki yang membuat saya bahagia, bukan income yang saya peroleh yang membuat saya bahagia. Tetapi sebuah keluarga yang sehat dan bahagia yang membuat saya bahagia. Kehidupan yang saya miliki dan lalui inilah yang membuat saya bahagia.

Memang, kita hidup membutuhkan uang, saya tidak munafik dan menyangkal hal itu, saya dan keluarga saya juga butuh uang dan materi. Akan tetapi… tidak semua hal dalam kehidupan ini bisa dan harus dibandingkan dengan uang, kedudukan dan harta.

Seperti kata pepatah “Bagi dunia kau hanya seseorang, bagi seseorang kau adalah dunia nya”

Selamat hari senin, dan selamat berkarya.

Advertisements