Tags

Ya, dalam hitungan hari gue akan menjalani ujian ketiga gue untuk CCIE Voice Lab.

Yang bisa gue lakukan selama ini hanya berusaha maksimal, tidak menyerah, tidak putus asa, menganalisa kelemahan dan kekuatan gue, intropeksi diri, tetap berdoa, tidak melempar kesalahan kepada hal lain karena kegagalan gue, dan tetap positif.

Ujian ketiga kali ini, lulus ataupun tidak lulus, gue tidak menyesal karena sudah mencoba dan mengeluarkan biaya sampai sebanyak ini.

Pengalaman ini tetap mengajarkan diri gue hal lain yang sama penting nya dan sama berguna nya, proses ujian kali ini (3 kali) benar-benar membuat gue lebih paham lagi dengan apa yang disebut dengan “DEWASA” dan apa yang disebut dengan “TEKAD”.

Beberapa orang berusaha menyalahkan proctor karena kegagalan dalam ujian CCIE Lab, beberapa menyalahkan tempat/ lokasi ujian, beberapa bahkan berusaha menipu diri dengan berasumsi jika ujian di HQ (San Jose) akan memberikan kesempatan lulus yang lebih besar.

Mereka SALAH!!!

Mereka TIDAK mengerti…

CCIE bukan mengenai apakah kita berhadapan dengan proctor yang pintar atau tidak, bukan mengenai dimana kita melakukan ujian, bukan mengenai sebuah KEBERUNTUNGAN, bukan sebuah HADIAH atau PEMBERIAN, dan BUKAN mengenai TAKDIR!

Mereka yang masih memiliki mindset seperti itu TIDAK akan pernah menjadi CCIE sampai kapan pun…

TIDAK akan pernah…

Karena CCIE adalah mengenai diri kita sendiri. Sejauh mana kita bisa tahan, dewasa dan berusaha terus sampai LEBIH dari maksimal, SEBAIK apa kita mempersiapkan semua nya saat akan maju ujian, serta sejauh mana keseimbangan antara IQ dan EQ kita saat proses persiapan dimulai sampai ujian selesai.

CCIE adalah tentang siapa diri kita, dan bagaimana kita mengalahkan diri kita, BUKAN yang lain.

Karena disitulah letak HARGA dari sebuah CCIE.

Advertisements