Teknologi Suara

Teknologi suara adalah sebuah teknologi yang berumur sangat tua (kira2 sudah 100 tahun lebih) yang sampai sekarang masih menjadi salah satu kebutuhan yang paling mendasar di dunia modern.

Hal ini lah yang membuat gue tertarik untuk mendalami teknologi ini disaat semua berlomba-lomba mendalami teknologi data network, routing & Switching, dan Service Provider. Dari semua milis yang pernah gue ikuti, teknologi suara ini hampir tidak pernah dibahas, kebanyakan dari mereka membahas mengenai data network, dan service provider baik dari segi teknologi maupun peralatan yang digunakan.

Gue sendiri mulai mendalami teknoogi ini sejak Nortel masih berdiri. Ada beberapa hal unik di teknologi ini yang membuat nya unik. Salah satu nya adalah saat melakukan integrasi, di teknologi suara tidak seluruh protokol adalah umum maupun proprietary, contoh nya protocol SIP, gue pernah membaca jika ada lebih dari 100 macam protocol SIP di seluruh dunia, umumnya masing-masing produk memiliki proprietary SIP sendiri-sendiri, walaupun ada native SIP akan tetapi selama ini pengalaman gue selalu menemukan native SIP yang satu belum tentu bisa komunikasi dengan native SIP yang lain (produk red.). Selain itu, kemampuan mengirim CLID, travelling Class of Service, dan feature juga menjadi pertimbangan penting dalam melakukan integrasi di teknologi suara.

Jika dalam teknologi data kita menemukan adanya feature redundancy yang umum, dimana feature nya adalah HSRP, VRRP. Hampir seluruh perangkat data mampu mendeliver VRRP untuk teknologi redundancy.  Akan tetapi untuk teknologi suara lebih unik. Sejauh yang saya tahu Nortel adalah produk pertama yang menerapkan konsep redundancy, saat itu Nortel dengan produk Meridian Opt 61 dan 81 menerapkan redundancy dalam IPE yang membuat kedua CPU bekerja bergantian setiap hari selain itu mereka juga memiliki feature remote IPE yang memungkinkan beberapa IPE di posisi remote dapat di sentralisasi dan dapat berdiri sendiri jika koneksi Fiber Optic putus.

Tidak lama setelah itu Nortel mulai mengembangkan ISP 1000 sebagai signalling protocol yang bisa berfungsi sebagai remote PBX jika Meridian jatuh, sehingga semua IP Phone bisa register ke ISP 1000 dengan jumlah terbatas.

Jika Nortel memulai dengan konsep IPE/ RIPE dan ISP 1000, maka Avaya datang dengan konsep LSP dimana teknologi nya benar-benar berbeda dengan Nortel, lain lagi dengan CISCO yang datang dengan konsep clustering Call Manager dan SRST untuk konsep redundancy nya.

Bahkan untuk feature pun hanya ada kesamaan di feature basic telephony saja, ada beberapa advance feature yang berlainan antara satu produk dengan produk yang lain, contoh nya feature group call nya Nortel yang sampai hari ini belum gue temukan di produk lain baik brand kecil maupun besar. Lalu feature DISA di Nortel mirip dengan MVA di CISCO, itu hanya mirip, tapi cara penggunaan dan penerapan nya jauh berbeda.

Itulah unik nya teknologi Voice/ Suara, tidak ada kesamaan yang di setiap produk, tidak seperti data dimana ada beberapa hal yang bahkan hanya beda di command prompt, misalnya OSPF, trunking, LACP, BGP, VLAN.

Ya… mungkin itu yang membuat teknologi suara ini kurang diminati, karena terlalu banyak yang harus dimengerti, lebih-lebih saat sudah masuk kedalam integrasi multi product.

Di seluruh dunia, dari perusahaan sangat kecil sampai sangat besar, mungkin kita bisa jadi tidak menemukan teknologi data di dalam nya, akan tetapi kita pasti menemukan teknologi suara di setiap perusahaan di dunia. Itulah yang membuat gue merasa tertarik mendalami teknologi ini, baik dari dulu dimana masih menggunakan teknologi TDM, maupun sekarang yang sudah berbasis IP.

Teknologi suara tidak terbatas pada telepon dan dial, akan tetapi masih ada contact center, auto attendant, IVR, voice mail, call pilot, dll. Sungguh kaya akan feature, aplikasi, dan integrasi yang menantang akan tetapi kurang populer dibandingkan teknologi data yang sedang booming walaupun teknogi suara tetap tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sampai kapan pun.

Kita mungkin bisa menemukan milis-milis yang membahas tentang routing and switching, service provider, perangkat2 nya, bahkan pembicara-pembicara tenar nya, akan tetapi kita akan menemukan jika sangat sedikit dari mereka yang benar-benar mengerti apa itu teknologi suara. Dan gue berani bertaruh hanya segelintir yang benar-benar mengerti konsep implementasi dialing plan dan networking dialing plan.

Jika kebanyakan manusia pada umumnya tidak mengirim email, atau tidak login ke facebook, atau tidak mengakses web selama beberapa saat hal itu masih bisa ditahan. Akan tetapi coba kita minta mereka tidak menggunakan telepon untuk 1 hari saja, hal yang sangat berat dilakukan, karena email hanya tulisan sedangkan suara lebih kepada user experience dan real time connection, dan itu tidak terbantahkan.

Dari semua pengalaman ini gue berani bilang jika seorang CCIE Voice is not a Voice Expert, but just CISCO Voice Expert.

Do you want to be a voice expert?

Advertisements