Simalakama

Gue sedang dalam posisi yang dilema sekarang, gue ingin maju lagi untuk yang ketiga kali nya ujian CCIE Voice, akan tetapi singkat nya waktu dan minim nya peralatan untuk latihan membuat gue tidak begitu optimis gue mampu berhasil di ujian yang ketiga. Di saat yang bersamaan ada rumor jika ujian ini akaan ganti versi, dimana pada bulan juni semua perangkat akan dinaikan versi nya ke versi 8 yang tentunya akan ada feature-feature baru yang akan diuji dan gue harus coba belajar lagi dari awal.

Selain itu, istri gue sudah dekat dengan due-date nya, prediksi dokter di akhir april atau awal mei akan melahirkan, hal ini tentunya harus gue cermati karena sebulan sebelum dan sesudah melahirkan gue harus tetap siaga.

Gue bingung harus bagaimana enak nya, karena jika gue gagal lagi untuk yang ketiga maka gue harus menyiapkan biaya ujian untuk mengganti biaya yang sudah gue gunakan untuk ujian tidak termasuk akomodasi.

Gue berada di antara ingin menuntaskan apa yang sudah gue mulai dan kepentingan pribadi gue.

Mungkin ada baik nya jika gue melepaskan semua nya kepada yang di Atas, karena Dia lebih tahu dan akan memberi jalan apa yang sebaiknya gue lakukan nanti. Akan tetapi sebagai manusia, gue tetap pusing.

Ujian CCIE Voice ini sudah sangat menguras tenaga, waktu dan biaya. Jika gue tidak berhasil lulus di ujian ini pun, setidaknya gue sudah mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dari proses nya, tidak hanya pengalaman teknikal yang membuat gue semakin menguasai teknoloi voice CISCO, akan tetapi juga pengalaman-pengalaman non-teknikal lainnya.

 

Advertisements