Tags

Yes, I am fail again on my second attempt.

It’s okay, I am not regrets because I found some interesting experience on this exam, and I will write down my opinion about this experience on bahasa :).

Ujian CCIE Voice adalah ujian yang unik diantara semua ujian CCIE track yang lain. Ya, karena saya baru pernah duduk di Lab RS maka saya coba bandingkan hanya dengan RS saja hehehe..

Di track RS, seingat saya saat dulu ujian, jika kita sudah selesai dan verifikasi configurasi di core knowledge (sampai BGP section) at least kita sudah mendapatkan setidak nya 60 point di tangan, yang artinya, section setelah BGP adalah pelengkap, dimana jika kita salah dalam configure maka section tersebut tidak akan merusak score yang ada di section sebelum BGP. Jadi kita bisa mencari point tambahan melalui section setelah BGP tanpa harus khawatir score yang sudah kita kumpulkan di section tersebut berkurang karena kita salah configure.

Beda lagi di Voice, saya coba analisa score yang saya dapat lalu saya simpulkan sesuatu. Di Voice, kita tidak bisa melakukannya seperti di RS, di Voice unik. Contohnya, untuk section media resources ada point tersendiri (misal nya 8), kita diminta untuk configure MTP dan transcoding. Lalu kita diminta untuk configure unity express dan contact center di section lain, jika voicemail pilot dari unity express dan RM trigger dari CCX tidak selesai kita configure, maka section media resource pun tidak akan dinilai walaupun kita sudah benar configure nya. Saya tahu mengapa CISCO membuat nya demikian, karena section media resource dibutuhkan untuk membuat codec yang berbeda bisa saling berkomunikasi. Dan CUE, CCX menggunakan codec G711ulaw, sedangkan CM menggunaan G729r8 untuk komunikasi intersite.

Hanya saja kalau mau jujur, saya kaget dengan cara nilai nya, itu arti nya sama sekali tidak ada section pelengkap, karena section 1 sampai terakhir semua berhubungan. Dan setiap section bisa menghancurkan section yang lainnya.

Contohnya yang lain adalah QoS, kita harus berhati-hati dengan section 1 ini, score nya paling 5 atau 6 point. Akan tetapi jika kita salah configure maka seluruh Lab kita akan hancur, yang arti nya akan ada lebih dari 4 section yang tidak dapat nilai walaupun sudah benar configure nya jika kita salah dalam configure QoS, dan itu berarti kita bisa kehilangan sampai 40 point sekaligus gara-gara QoS.

Ya, ini lah unik nya teknologi Voice, dan saya tidak heran jika begitu banyak orang yang butuh 3 – 4 kali untuk bisa lulus, karena kita benar-benar diminta untuk tidak cacat dalam configure dan tidak ada section pelengkap (itu menurut saya ya). Track ini bisa dibilang kurang populer, mungkin karena passing rate nya yang rendah, mungkin juga karena teknologi nya yang unik dan beda dengan networking pada umum nya.

Dan banyak sekali orang bilang, ini adalah track tersulit yang ada di CCIE dan seperti nya itu benar.

Ini adalah sedikit pengalaman yang bisa saya share, semoga saya bisa berhasil di ujian ketiga, atau semoga teman-teman yang lain, yang sedang berencana untuk mengambil ujian ini, bisa mempersiapkan diri lebih baik.

Salam,

Advertisements