Tags

Ya, semua orang bicara tentang prioritas. Prioritas yang sangat beragam, bisa prioritas hidup, bisa prioritas pekerjaan, bisa prioritas yang lainnya.

Apa yang sebenarnya dicari jika kita bicara tentang prioritas?

Gue termasuk orang yang selalu membuat prioritas, semua prioritas itu gue gunakan untuk membantu gue mengejar semua visi yang gue punya. Kita dalam hidup tentunya tidak hanya memiliki 1 visi saja, tentunya kita akan memiliki beberapa visi yang berbeda, lalu apa yang kita gunakan untuk menentukan visi manakah yang akan kita kejar terlebih dahulu? tentunya dengan menggunakan prioritas.

Gue memiliki beberapa prioritas tahun ini, dan gue mulai menemukan jika prioritas yang sudah gue susun ternyata berselisih sangat tipis satu dengan yang lain nya. Dengan kata lain, gue mulai kesulitan menentukan mana yang harus di prioritas kan terlebih dahulu. Untuk itu gue mulai mundur selangkah dan berusaha melihat semua nya dalam satu gambar besar, dan setelah itu gue mulai memilah kembali setiap visi yang ada dalam gambar besar tersebut.

Untuk bisa mencapai sebuah gambar besar yang utuh dimana gambar besar tersebut adalah visi keseluruhan gue tahun ini, tentunya gue harus bisa mencapai setiap visi yang mendukung terbentuk nya gambar besar tersebut.  Gue tidak berharap jika semua visi gue akan tercapai 100%, atau dengan kata lain gambar besar visi gue tahun ini tercapai sempurna.

Akan tetapi bukan berarti gue menyerah, tidak, tidak, gue tidak menyerah walaupun gue tahu jika gue tidak bisa mengejar seluruh gambar besar tersebut. Setidaknya gue berusaha agar gue bisa mendapatkan sebanyak mungkin gambar-gambar kecil nya, atau dengan kata lain beberapa visi pendukung bisa gue raih.

Lalu gue mulai menemukan kembali prioritas-prioritas yang gue pernah susun, dan memang gue menemukan jika prioritas yang satu hampir sama penting nya dengan yang lain. Akan tetapi dengan gue berusaha melihat nya sekali lagi gue bisa menemukan keterkaitan antara satu puzzle dengan keping puzzle yang lainnya, dan dari situ gue bisa mulai menyusun kembali prioritas dari visi yang akan gua kejar.

Walaupun gue tetap menyadari jika gue tidak bisa terlalu kaku dalam mengejar semua visi gue (yang artinya gue harus bisa flexible). Setidaknya gue memiliki sebuah rencana yang tertuang dalam prioritas-prioritas yang gue susun, dimana prioritas tersebut mendukung setiap visi yang gue kejar, dan tentunya setiap visi tersebut mendukung terciptanya sebuah gambar besar yang gue rancang untuk hidup gue.

 

Regards

SWD

Advertisements