Tags

Seandainya gue lebih muda, seandainya gue masih bisa mengambil keputusan sendiri, gue akan mengejar semua kesempatan yang ada, mengambil setiap keputusan yang bisa gue ambil untuk diri gue pribadi. Sayang nya sekarang gue bukan seseorang yang masih sendiri lagi, gue sudah tidak bisa memikirkan ego gue saja, gue sudah tidak bisa mengambil keputusan tanpa melihat kanan dan kiri gue lagi. Pikiran gue sudah mulai terkontaminasi dengan resiko dan konsekuensi.

Sekarang gue sudah berkeluarga dan sebentar lagi gue akan menjadi seorang bapak. Gue sudah harus mulai berpikir untuk mengambil keputusan-keputusan yang lebih aman demi keluarga gue. Gue sudah mulai mengubah pola berpikir gue dari berani mengambil resiko menjadi berani menekan ego gue untuk maju terus. Gue sudah saat nya mulai menurunkan kecepatan gue dalam mengejar sesuatu.

Gue memiliki banyak impian, akan tetapi keadaan gue membuat gue berpikir untuk menunda terlebih dahulu semua jalan yang akan gue ambil, semua jalan yang memiliki resiko tinggi. Mungkin sekarang bukan saat yang tepat, mungkin Tuhan punya rencana lain dalam hidup gue dan gue selalu percaya semua rencana Tuhan adalah rencana yang hebat untuk hidup gue.

Gue sudah berusaha, gue sudah agak memaksakan kehendak gue, akan tetapi banyak hal yang membuat gue berpikir, jika Tuhan menginginkan hal lain terjadi dalam hidup gue, Tuhan ingin gue menunda terlebih dahulu rencana-rencana gue sampai anak gue lahir, sampai keadaan lebih stabil lagi, sampai waktu nya tepat untuk gue mulai melanjutkan langkah gue lagi mengejar semua impian gue.

Dari semua hal yang terjadi dalam hidup gue, gue mulai dihadapkan pada keadaan dimana gue tidak bisa selalu mencapai apa yang gue target kan selalu tepat waktu atau lebih cepat. Gue mulai mengerti arti dari berkompromi dengan ego gue. Gue mulai belajar untuk mengalahkan diri gue sendiri, melawan diri gue sendiri yang selalu haus dengan target dan selalu berusaha mengejar dengan cepat. Gue mulai belajar untuk lebih dewasa satu tingkat lagi, gue mulai belajar untuk menimbang dengan bijak setiap langkah yang akan gue ambil, karena sekarang gue sudah berkeluarga, gue tidak sendiri lagi. Gue harus mulai belajar menerima sebuah keadaan yang mengharuskan gue menunda rencana gue sampai pada batas waktu nya.

Keadaan gue sekarang ini membuat gue mendapatkan banyak hal yang bisa gue ajarkan kepada anak gue kelak. Banyak pelajaran hidup yang baru, cara pandang yang baru, semangat yang baru, dan tentunya prinsip hidup yang baru. Semua hal itu semakin melengkapi apa yang sudah gue miliki sekarang, dan gue sangat bersyukur untuk hal itu.

Gue tidak gagal, karena gue tidak pernah merasa gagal, gue hanya menunda. Impian gue belum gagal gue raih tetapi hanya tertunda karena gue membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk mencapainya suatu hari nanti.

Regards

SWD

Advertisements