I Get Everything under Thirty???

Beberapa bulan yang lalu gue sedang termenung sendiri di sebuah café kopi (tepatnya warung kopi) deket kantor gue. Setiap pagi saat gue akan kerja memang selalu menyempatan diri untuk mampir ke warung itu sekadar buat minum segelas kopi. Di pagi yang cerah itu seorang temen gue baru sampai dan ikut duduk disana bersama gue.

Saat itu gue sedang merenung, gue merenung tentang apa lagi yang bisa gue lakukan selanjutnya, gue merenung mencari jalan agar gue bisa lebih baik lagi segi pengetahuan dan kemampuan teknikal gue. Gue sedang mencari arah agar gue bisa mencapai cita-cita gue suatu hari nanti, sebuah impian yang menurut gue terlalu berani, terlalu tinggi, dan tentu saja terlalu beresiko.

Temen gue itu mengatakan sesuatu kepada gue saat gue sedang merenung, dia berkata

“apalagi sih yang lu cari? You get everything under thirty bro, syukuri itu”

Hahaha… gue sempat termenung agak lama mencerna kalimat tersebut, jika ingin dipikirkan kembali apa yang dikatakan oleh teman gue itu ada bener nya. Gue memulai semua dari nol, dari dasar tanpa memiliki apapun, sampai gue memiliki hampir segalanya dalam hidup gue sebelum gue berumur 30 tahun. Sebuah perjuangan yang gue sendiri tidak percaya mampu melakukan nya, akan tetapi that is happened guys.

Gue sebenarnya typical orang yang tidak pernah puas dengan apa yang gue capai, ditambah lagi gue bukan orang yang suka dengan kata “lambat”, apa yang bisa gue kejar dengan cepat akan gue kejar secepat mungkin. Buat diri gue, tidak ada kata tidak mungkin kecuali gue sudah berkata “gue males”.

Dari situ lah gue mulai memikirkan kalimat dari temen gue itu,

“Yes, I get everything under thirty, so what?”

Kalimat itu bisa menjadi kalimat yang membuat kita bersyukur, bisa juga menjadi kalimat yang membuat kita merasa berada di zona nyaman, sebuah zona yang membuat seseorang terlalu takut untuk bergerak, terlalu takut untuk berubah, terlalu takut untuk mengambil resiko, dan tentunya terlalu takut untuk meninggalkan zona tersebut.

Gue memang hampir mendapatkan segala nya (dalam ukuran gue) sebelum gue berumur 30 tahun, jika dilihat dari sejarah gue yang memulainya tanpa apapun, hal itu cukup membuat gue bangga terhadap perjuangan yang sudah gue lakukan. Akan tetapi hal itu bukan berarti gue selesai sampai disini, impian sebenarnya yang gue miliki bukan keadaan ini. Memang gue sangat bersyukur sekali berada dalam keadaan ini lebih cepat dari dugaan gue, dan tentunya gue sekarang berada dalam zona yang sangat nyaman sekali, benar-benar sangat nyaman.

Gue merenung pagi itu, mungkin ini saat nya gue harus bertindak, sebelum gue terlalu terlena dalam zona nyaman ini. Mungkin keputusan yang akan gue ambil ini akan menjadi salah satu keputusan gue yang paling kontrovesial, jika dilihat dari segi gue sudah berkeluarga, istri lagi hamil, dan punya tanggungan seorang ibu.

Gue membutuhkan tantangan yang lebih besar, resiko yang lebih besar, dan tekanan yang lebih tinggi. Itulah mengapa gue butuh sebuah keadaan yang bisa membuat gue terpacu lagi untuk lari dan berjuang, sebuah keadaan yang bisa membuat gue berpikir

“I am nothing and that’s mean I must do something for changed nothing”

Gue ingin mempersiapkan diri gue sampai ke batas nya saat gue sudah berhasil masuk ke dalam tahap meraih impian gue. Seandainya gue tidak berhasil sekalipun gue tidak menyesal sudah melakukan semua ini, karena gue sudah membuktikan jika gue selalu bisa mendorong diri gue ke batas yang tanpa batas, sehingga hari ini gue bisa mendengar kalimat,

“You get everything under thirty, bro”

Gue tahu “Nothing Impossible” seperti kata Vincent Norman berlaku untuk orang-orang yang mau terus berusaha dan terus bangkit saat jatuh.

Regards

SWD

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s